Home TANGERANG HUB Pembangunan Flyover Gaplek Capai 30 Persen, Solusi Macet Gaplek

Pembangunan Flyover Gaplek Capai 30 Persen, Solusi Macet Gaplek

0
SHARE
SISTEM GRIDER: Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Flyover Gaplek, Pamulang, Kota Tangsel. Proyek ini digarap sejak Agustus 2019 dan ditarget beres pada akhir tahun ini. Adapun konsep pembangunan menggunakan metode grider untuk efisiensi waktu. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Pembangunan flyover di Perempatan Gaplek, Pamulang telah dimulai Agustus tahun lalu. Pembangunan flyover yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tersebut saat ini progresnya sudah mencapai 30 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel, Aris Kurniawan mengatakan, pembangun flyover Gaplek diharapkan bisa mengurangi kemacetan dan akan menopang terminal Pondok Cabe dan LRT yang akan melintas di Kota Tangsel.

“Pada jam sibuk, arus lalu lintas dari arah Depok, Jawa Barat menuju Ciputat selalu padat. Dengan adanya flayover yang sedang dikerjakan mudah-mudahan nantinya bisa mengurangi kemacetan,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (20/1).

Aris menambahkan, flyover simpang Gaplek pembangunannya berdasarkan surat keputusan (SK) jalan nasional dan berbatasan dengan Depok, Jawa Barat sampai DKI Jakarta. Pembangunannya sudah dilakukan sejak Agustus 2019 dan akan berakhir akhir 2020.

Saat ini pembangunan dilakukan pada tahap pembuatan saluran dan juga jalannya. “Konsep kontraktor buat saluran dulu dan jalannya. Nantinya di tengah jalan baru dibangun flyover,” tambahnya.

Masih menurutnya, awal biaya yang dibutuhkan sebesar Rp150 miliar namun, sekarang hanya Rp80 miliar. Hal ini karena pembangunannya menggunakan girder, sehingga lebih efisien dan cepat. Flyover Gaplek nantinya mirip flyover Antapani di Bandung, Jawa Barat.

Saat imi progres pembangunan baru 30 persen dan Pemkot Tangsel hanya melakukan pembebasan lahan yang dilakukan Dinas Perkimta. Sedangkan Dinas PU hanya melakukan clear kliring. Lebar right of way (ROW) jembatan dengan panjang 983,5 meter tersebut akan dibuat sekitar 20-24 meter.

“Lebar ROW ini yang mengarah dari Jalan M. Toha Pondok Cabe Udik menuju Jalan Martadinata Ciputat,” ungkapnya.

Masih menurutnya, sedangkan Jalan Setiabudi menuju Pondok Cabe juga akan dilakukan pelebaran jalan sekitar sepanjang 100 meter dengan lebar sekitar 20 meter. “Dengan pelebaran ini diharapnya nantinya bila flyover sudah jadi arus kendaraan dari arah Jalan Setiabudi menuju Pondok Cabe dan sebaliknya tidak macet,” ungkapnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here