Home TANGERANG HUB Bayi Dibuang di Bawah Jendela

Bayi Dibuang di Bawah Jendela

0
SHARE
PINTAI KETERANGAN: Kapolrestas Tangerang, Kombespol Ade Ary Syam Indradi (ketiga dari kiri) menanyai petugas Puskesmas Kecematan Cikupa perihal kesehatan bayi perempuan yang ditemukan warga, Selasa (21/1). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

CIKUPA-Warga Kapung Pabuaran, Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Tangerang dihebohkan dengan penemuan bayi perempuan. Bayi malang itu, diduga sengaja dibuang orang tuanya di depan rumah Dedi Supriadi (39), warga kampung tersebut, Senin (20/1).

Kepada media, Dedi mengungkapkan, pada Senin (20/1) malam, ia dibangunkan oleh suara tangisan bayi. Saat itu, jam menunjukkan pukul 23.00 WIB. Awalnya ia berpikir, tangisan bayi berasal dari rumah tetangganya. Namun, setelah ditelisik ternyata suara bayi bersumber dari depan jendela rumahnya.

Saat ia buka jendela, ternyata benar ada sesosok bayi perempuan yang masih merah dan lengkap dengan ari-ari yang masih basah.

“Saya panik. Langsung hubungi Pak RT. Saya cek, bayinya sudah dikerubuti lalat dan semut. Hanya dipakaikan selimut. Tidak tahu ini bayi siapa,” jelasnya kepada Tangerang Ekspres di lokasi, Selasa (21/1).

Dedi sebelumnya tidak mendengar atau melihat hal-hal aneh di sekitar rumahnya. “Hanya saya bangun dan tanya sama istri. Itu yang nangis bayi siapa. Sungguh tega orang tuanya,” ujarnya.

Kapolresta Tangerang, Kombespol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Terkait pengasuhan, ia mendapatkan informasi sudah ada 22 orang yang mendatar untuk menjadi orang tua angkat.

“Bayi perempuan ini berada di bawah pengawasan dinas sosial dan sedang dirawat di puskesmas. Ada ciri-ciri berupa cap pada telapak kaki sebagai tanda bayi baru lahir. Ini kita akan lakukan penyelidikan,” jelasnya.

Selain terdapat cap, di tangan dan kaki bayi perempuan ini terdapat bekas jarum. Kepala Puskesmas Cikupa, Shelmi Johan mengatakan, secara umum bayi dalam kondisi sehat. Bobot 2,9 kilogram dan panjang 49 centimeter. Hasil tes HIV dan penyakit menular lain pun negatif. “Kita sedang menunggu hasil tes darah bayi. Sudah kita lakukan pemeriksaan fisik. Sehat. Jika dilihat, bayi ini baru lahir tiga atau empat hari yang lalu,” tutupnya. (mg-10/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here