Home TANGERANG HUB Bikin Paspor, Calhaj Sering Lupa Dokumen, Pelayanan Sabtu Khusus Haji

Bikin Paspor, Calhaj Sering Lupa Dokumen, Pelayanan Sabtu Khusus Haji

0
SHARE
PASPOR HAJI: Petugas Kantor Imigrasi Tangerang melayani calon jamaah haji yang akan membuat paspor, beberapa hari lalu. Khusus pelayanan pembuatan paspor haji dijadwalkan setiap hari Sabtu. FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Jelang musim haji tahun ini, Kantor Imigrasi Tangerang membuka pelayanan paspor khusus untuk Calon Jamaah Haji (Calhaj).

 Kepala Kantor Imigrasi Tangerang Felucia Sengky Ratna mengatakan, khusus untuk akhir pekan, pihaknya hanya membuka pelayanan untuk calon jamaah haji. Sementara pada hari Senin – Jum’at untuk calon jamaah umroh dan masyarakat umum.

 “Ada 150 kuota per harinya untuk calon jamaah haji di wilayah Imigrasi Tangerang Raya. Kota Tangerang 50 kuota, Tangerang Selatan 50 kuota, dan Kabupaten Tangerang 50 kuota,”ujarnya kepada Tangerang Ekspres.

 Felucia menambahkan, khusus untuk jamaah umroh, imigrasi memfasilitasi mendaftar dengan Aplikasi Pendaftaran Antrian Paspor Online atau Apapo. Perharinya petugas menerima maksimal 150 pemohon. Pelayanan telah dijalankan sejak hari ulang tahun Imigrasi ke-70 pada akhir Januari lalu, pihaknya telah berhasil melayani ribuan calon jamaah haji dan umroh.

 “Antusias masyarakat memang cukup besar, belum satu bulan kami melakukan pelayanan khusus ini sudah melayani 1.500 calon jamaah haji dan umroh. Artinya masyarakat yang ingin menjelankan ibadah Umroh dan Haji benar-benar semangat walaupun dari mereka banyak yang lansia,”paparnya.

 Sementara, Kepala Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan R.A Tyas Kristianingrum menjelaskan, masih ada kendala dalam pelayanan khusus paspor haji dan umroh ini. Misalnya masih ada yang lupa membawa berkas dokumen sebagai syarat pembuatan paspor. Diantaranya KTP, KK dan buku nikah.

 “Khususnya calon jamaah haji banyak yang sudah berusia lanjut, biasanya sudah menginformasikan syarat yang harus dibawa, tapi yang dibawa tidak seperti itu karena rata-rata sudah lansia jadi berkasnya kurang lengkap ketika sampai di sini,”ungkapnya.

 Ia menuturkan, pelayanan tersebut akan mulai ditutup sebelum bulan Ramadhan 2020 mendatang. Imigrasi Klas 1 Non TPI Kota Tangerang menargetkan 2.500 calon jamaah haji dan umroh yang dilayani.

 “Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, kedepan ingin memisahkan calon ibadah umroh, haji, dan wisata biasa agar semuanya tertib, terarah, dan memberikan pelayanan yang prima juga,”pungkasnya. (mg9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here