Home PENDIDIKAN Kompetisi Sains Nasional SD se-Kecamatan Jatiuwung, Pilih Siswa SD Terbaik

Kompetisi Sains Nasional SD se-Kecamatan Jatiuwung, Pilih Siswa SD Terbaik

0
SHARE
PEMBUKAAN: Peserta dan guru pendamping mengikuti upacara pembukaan Kompetisi Sains Nasional tingkat SD, se-Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (12/2). FOTO: M Deden Budiman/Tangerang Ekspres

JATIUWUNG – Kompetisi Sains Nasional tingkat SD, se-Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang memperlombakan bidang IPA dan Matematika, Rabu (12/2). Bertempat di SDN Keroncong Mas Permai, lomba ini diikuti 20 SD negeri dan empat SD swasta, dimana masing-masing sekolah mengirimkan empat siswanya untuk mengikuti lomba.

Ketua Panitia Akhmad Sayudin, M,Pd mengatakan, Kompetisi Sains Nasional adalah ajang kompetisi dalam bidang sains. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa terbaik di tingkat Kecamatan Jatiuwung. Nantinya, siswa yang terpilih akan diikutsertakan pada KSN SD tingkat Kota Tangerang.

“KSN ini sifatnya berjenjang dan dilaksanakan mulai dari tingkat kecamatan, kota, provinsi sampai ke tingkat nasional,” ujar Sayudin, sapaan akrabnya.

KSN di Kecamatan Jatiuwung  diikuti oleh setiap SD baik negeri maupun swasta. Mata pelajaran yang dilombakan yaitu Matematika dan IPA dengan jumlah peserta sebanyak 94 peserta.

Kata Sayudin, Kompetisi Sain Nasional tingkat kecamatan pada intinya merupakan ajang seleksi untuk mengikuti di tingkat Kota Tangerang. Ajang ini juga diarahkan untuk mengembangkan potensi siswa Sekolah Dasar dalam bidang sains dan teknologi.

“Mudah-mudahan saja dengan kompetisi yang obyektif dapat menghasilkan siswa terbaik untuk ikut lomba di tingkat Kota Tangerang, Provinsi Banten dan tingkat nasional,” ucapnya

PARA JUARA: Peserta Kompetisi Sains Nasional tingkat SD, se-Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, memperlihatkat tropi juara yang mereka raih, Rabu (12/2).

Sayudin menambahkan, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus direspon mulai dari tingkat siswa SD atau sederajat. “Di era globalisasi ini, hanya orang yang menguasai IPTEK lah yang nantinya bisa menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here