Home OLAHRAGA Persita Hajar Timnas, Shin Tae-yong Kecewa, WCP Punya Modal Positif

Persita Hajar Timnas, Shin Tae-yong Kecewa, WCP Punya Modal Positif

0
SHARE
Pemain Timnas Indonesia Osvaldo Haay duel udara dengan pemain Persita Taufik Febriyanto dalam laga ujicoba yang digelar di stadion Madya, Senayan, Jakarta, kemarin sore. Persita unggul 1-4. FOTO: Jawapos

HASIL positif dicatat Persita Tangerang. Sukses mengalahkan Timnas Senior Indonesia dalam laga uji coba Jumat (21/2) malam di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Skuat Pendekar Cisadane mampu menang dengan skor telak 4-1 atas skuat asuhan Shin Tae-yong. Laga tersebut disaksikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Skuat asuhan Widodo Cahyono Putro (WCP) unggul 2-1 di babak pertama melalui gol bunuh diri Rachmat Iriyanto di menit 20. Tim Merah Putih tertinggal semakin jauh 0-2 lewat gol Samsul Arif pada menit ke-32.

Eks Persita Rizki Pora berhasil memperkecil ketertinggalan timnas lewat gol tendangan bebas di menit ke-41. Di babak kedua, timnas Indonesia tertinggal dua gol lagi setelah gelandang Persita Eldar Hasanovic mencetak gol di menit ke-63.

Persita Tangerang bahkan kemudian berhasil mencetak gol keempat lewat Aldi Al Achya di menit ke-76. Persita menang 4-1.
Menanggapi kemenangan Persita, WCP tak berkomentar banyak. Namun mantan pelatih Bali United memandang positif hasil pertandingan yang disudahi dengan keunggulan Hamka Hamzah dkk.

“Hasil pertandingan tadi bagi Persita sangat positif. Di mana kami seminggu lagi sudah menghadapi kompetisi,” ungkap WCP. Di laga perdana, Persita bakal melawat ke Bali, untuk melawan sang juara Liga 1 2019, Bali United pada Minggu (1/3).

“Pemain sudah semakin baik menjalankan instruksi tim pelatih,” ujarnya.

Ia juga tak mau berkomentar banyak soal kondisi timnas. Terutama terkait kondisi fisik pemain. Hal itu dikemukakannya karena timnas senior ini memang baru usai menjalani masa training camp selama seminggu.

“Ya kami paham, mungkin timnasnya tidak mencari kemenangan atu mungkin mereka intensitas latihan cukup tinggi sehingga mereka kelelahan. Tapi apapun hasilnya, ini adalah hal yang positif bagi kami sebelum Liga 1 bergulir,” tambah Widodo.

Di kubu timnas, Pelatih Kepala Timnas Shin Tae-yong mengaku cukup kecewa dengan kekalahan timnya. Dia menganggap pemain yang ada tidak mampu keluar dari tekanan kelelahan yang dialami setelah menjalani latihan fisik.

“Sebagai pemain tim nasional, seharusnya bisa melawan capek. Ke depan akan ada latihan teknik. Jika latihan baru sepekan, memang mungkin hasilnya seperti ini,” ujar Tae-yong, selepas laga uji coba.

Tae-yong mengakui bahwa timnya nampak lelah karena mendapat porsi latihan fisik yang benar-benar keras sebelum laga uji coba ini.

“Jujur saya merasa kecewa dengan skor pertandingan ini,” kata Tae-yong. “Sebenarnya ini proses. Sayang sekali laga berakhir seperti ini, kami mau lihat kemampuan masing-masing pemain,” sambungnya.

Memang skuat timnas tidak utuh jika dibandingkan di awal yang ikut TC. Lantaran ada beberapa pemain yang dipulangkan karena cedera, dan dikembalikan ke klub karena kebutuhan kompetisi.
“Sejak tanggal 15 kami setiap hari latihan fisik, pagi dan sore, selama 40 menit. Mungkin hasil pertandingan ini karena pemain kecapekan, jadi ini hasilnya,” beber Tae-yong.

Dalam uji coba pertama timnas Indonesia di babak pertama timnas Indonesia menurunkan Andritany Ardhiyasa sebagai penjaga gawang. Sedangkan di lini belakang nama seperti Hansamu Yama, Rachmat Iriyanto, Koko Arya, Pratama Arhan Alif mengawal pertahanan Tim Merah Putih.

Untuk lini tengah, Asep Berlian, Sani Rizki, dan Rizki Pora menjadi andalan Shin Tae-yong. Di sektor sayap, Febri Haryadi dan Osvaldo Hay dimainkan mendukung Irfan Bachdim yang dipercaya sebagai ujung tombak timnas Indonesia.

Persita menurunkan beberapa pemain barunya, seperti Hamka Hamzah dan quartet asing, Tarmilan Kozubaev, Eldar Hasanovic, Mateo Bastos dan Evgeniy Budnik serta Samsul Arif Munip.

Pertandingan langsung berjalan dalam tempo cepat sejak menit awal. Kedua tim bergantian melancarkan serangan. Meski di awal laga timnas lebih menguasai permainan. Namun Persita sudah menciptakan peluang. Salah satunya di menit ke-3, Chandra Waskito melahirkan peluang memaksimalkan umpan silang dari sisi kiri lapangan. Namun belum menghasilkan gol.
Permainan terus berlangsung ketat.

Persita terlihat sedikit kewalahan dan masih mencari pola permainan yang pas. Persita sedikit bernapas lega saat gol bunuh diri dilesatkan Rachmat Iryanto.

Unggul 1-0 Persita berusaha menambah gol lewat serangan yang efektif ke gawang timnya yang unggul dalam urusan penguasaan bola. Samsul Arif menggandakan gol Persita di menit ke-32.

Tapi keunggulan Persita sedikit memudar saat gol timnas tercipta di menit ke-40 dari tendangan bebas yang melesat keras ke gawang Yogi yang dilesakkan Rizki Pora. Skor berubah 1-2 hingga turun minum.

Di babak kedua, Persita kian agresif seiring masuknya beberapa pemain baru, di antaranya Adittia Gigis dan Aldi Al Achya. Baru di menit ke-62, Eldar Hasanovic sukses mencetak gol memaksimalkan umpan tarik dari sisi kiri. Skor pun berubah 1-3.

Ketinggalan dari Persita, timnas mempertaruhkan segala kemampuan mereka. Tapi butuh tiga menit (65′) buat Aldi Al Achya menambah keunggulan menjadi 4-1. Keunggulan Persita bertahan hingga bubaran. (apw/pmc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here