Home HUKUM Harun Masiku Sudah Ditembak Mati, Spekulasi Benny K Harman dalam Rapat Kerja...

Harun Masiku Sudah Ditembak Mati, Spekulasi Benny K Harman dalam Rapat Kerja dengan Kemenhukham

0
SHARE
RAPAT KERJA: Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2). FOTO: Antara Foto/M Risyal Hidayat/Hp

Jakarta– Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Benny K Harman mengatakan terdapat tiga spekulasi keberadaan tersangka suap Harun Masiku, yang menjadi buron hingga saat ini. Benny menyebut spekulasi pertama Harun sudah ditembak mati.

Hal itu Benny sampaikan usai mendengar penjelasan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/2).

“Akibat situasi ini ada tiga spekulasi di tengah publik. Pak HM ini sudah ditembak mati, sangat mungkin,” kata Benny.

Spekulasi kedua, lanjut Benny, mantan calon anggota legislatif PDI-Perjuangan itu disembunyikan. Spekulasi ketiga Harun sembunyi sendiri. Namun, Benny tak yakin jika Harun sembunyi sendiri.

Untuk itu, Benny menyatakan agar tak memunculkan spekulasi lain, dirinya mengusulkan pembentukan Paniti Kerja (Panja) soal Harun. Benny mengusulkan secara kepada Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J. Mahesa selaku pimpinan rapat untuk membentuk Panja soal Harun. “Supaya tuntas, supaya tidak ada dusta di antara kita,” ujarnya.

Benny pun mempertanyakan keputusan Yasonna memberhentikan Ronny, padahal sistem keimigrasian yang salah atau tak mencatat data ke server pusat dalam rentan 23 Desember 2019 sampai 10 Januari 2020.

“Ini kesalahan alat kok Dirjen Imigrasi dipecat? Kan gitu, pak,” ujarnya.

Politikus Partai Demokrat itu pun menyindir Yasonna yang sudah semakin pucat dalam menjelaskan masalah simpang siur informasi keberadaan Harun. Ia pun meminta Yasonna untuk tidak menyembunyikan informasi tentang Harun.

“Sebab saya lihat Pak Menkum HAM untuk masalah ini sudah semakin pucat. Bagaimana menjelaskan soal Masiku. Tidak usah ditahan disembunyikan, buka saja, Pak,” tuturnya.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly tak mau menanggapi usulan pembentukan Panja soal Harun itu. Yasonna menyatakan pembentukan Panja merupakan keputusan dari Komisi III. “Ah itu keputusan Komisi III,” kata Yasonna usai rapat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here