Home TANGERANG HUB BPBD Rangkul Warga Tanggulangi Bencana

BPBD Rangkul Warga Tanggulangi Bencana

0
SHARE
SEREMONIAL: Asda I Kabupaten Tangerang, Her Heryanto (kedua dari kanan) memberikan SK Bupati Tangerang tentang Desa Tangguh Bencana di GSG Puspemkab Tangerang, Sabtu (7/3). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, melantik pengurus forum pencegahan risiko bencana dan perubahan iklim (FPRB-AP). Nantinya, tim ini menjadi perencana pencegahan dan penanggulangan kebencanaan di Kabupaten Tangerang.

Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Tangerang, Hery Heryanto mengatakan, forum kebencanaan dapat merespon lebih jauh mengenai bencana yang sudah terjadi, seperti banjir maupun kekeringan yang kerap terjadi di kota 1.000 industri ini. Ia juga berharap, sosialisasi tentang kebencanaan kembali digalakkan.

“Ini salah satu untuk membumikan bagaimana merespon seandainya terjadi bencana. Sehingga kita tidak tergagap lagi jika terjadi adanya bencana. Forum ini saya kira untuk mengingatkan, partnernya bagi BPBD. Mewakili elemen warga dan merespon bagaimana melangkah ketika terjadi bencana,” jelasnya kepada Tangerang Ekspres, Sabtu (7/3).

Hery merespoon, tidak harus kebencanaan menjadi muatan lokal di dunia pendidikan. Sebab, kebencanaan yang periodik terjadi yakni, banjir dan kekeringan. Menurutnya, perlu ditekankan proses sosialisasi kebencanaan baik kepada pelajar maupun kepada masyarakat.

“Di sini kita harus diidentifikasi lebih jauh lagi sudah saatnya apa belum menjadi mulok. Nah, forum bencana ini harus merespon lebih jauh lagi,” jelasnya.

Senada, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Bambang Sapto mengatakan, forum PRB-API merupakan perpaduan dari unsur akademis, warga, pemerintah, tokoh, dan insan perss.

“Sifatnya memberikan masukan arah dan gerakan kedepan. Apa prioritas yang harus dilakukan. Sehingga jika terjadi adanya bencana akan mampu diantisipasi,” jelasnya.

Bambang menjelaskan, ada pertemuan rutin forum risiko bencana ini guna membahas isu hangat kebencanaan dan aturan terbaru. Sehingga BPBD akan mampu mengantisipasi adanya bencana. Jika benar terjadi, maka BPBD akan mengetahui langkah apa yang akan diambil kedepannya.

“Jangka panjangnya, BPBD agar fokus apa yang diperlukan warga guna mengantisipasi risiko bencana. Kita usulkan dianggaran perubahan tahun ini, yakni di bidang pencegahan guna merumuskan kegiatan usulan dari forum ini. Kita meyakini, forum ini akan mampu memberikan berbagai manfaat terkait kebencanaan,” tutupnya. (sep/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here