Home TANGERANG HUB Ujicoba Penutupan Tikungan Gading Serpong Sebulan, Pagi Macet Parah, Sore Lancar

Ujicoba Penutupan Tikungan Gading Serpong Sebulan, Pagi Macet Parah, Sore Lancar

1
SHARE
Pengendara motor menerobos penutup jalan Jalan Raya Serpong, karena akses menuju Gading Serpong ditutup oleh Polres Tangsel, Senin (9/3). Akibat penutupan tersebut, arus lalulintas dari Tangerang menuju Serpong macet parah pada pagi hari. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Kemacetan di Jalan MH, Thamrin, tepatnya di akses keluar tol, sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Kendaraan tersendat mulai tikungan menuju Gading Serpong, Jalan Raya Serpong hingga di depan PT Tifico. Di Traffcik Light (TL) Gading Serpong itu, kendaraan harus mengantre panjang, menanti lampu pengatur lalulintas menyala hijau. Ditambah lagi di depan PT Tifico, menjadi akses putar arah menuju Serpong, bagi kendaraan yang baru keluar dari Gading Serpong. Di depan PT Tifico pula, menjadi akses putar arah kendaraan menuju Cikokol, Kota Tangerang. Semua kendaraan menumpuk di tempat itu.

Senin (9/3) pagi, Polres Tangerang menutup tikungan menuju Gading Serpong. Efeknya terjadi kemacetan panjang. Banyak kendaraan yang berhenti karena tidak tahu ada penutupan jalan. Pada pagi hari hingga siang, penutupan tersebut membuat arus lalulintas macet hingga 3 kilometer. Mulai dari TL Gading Serpong hingga depan TangCity, Kota Tangerang. Namun, pemandangan berubah drastis pada sore. Arus lalulintas dari Cikokol, menuju Serpong dan sebaliknya lancar.

“Saya terjebak macet sejak dari depan TangCity. Butuh waktu 3 jam untuk bisa sampai bundara Alam Sutera,” kata Roni, salah seorang pengemudi mobil. Jarak dari Tangcity menuju bundara Alam Sutera 6,7 kilometer yang dalam kondisi tidak macet bisa ditempuh dalam waktu 11 menit. Sementara itu, Ahmad, warga Kota Tangsel mengatakan, pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB, ia sedang mengendarai mobil dari Serpong menuju arah Kota Tangerang. Ia terheran-heran, saat melintas di Jalan Raya Serpong selepas bundaran Alama Sutera, kendaraan lancar. Biasanya setelah PT Pratama, terjadi kemacetan. “Saya lihat di sebelah kanan, selepas Gading Serpong, kendaraan lancar. Ternyata tikungan menuju Gading Serpong ditutup,” akunya.

Penutupan TL mulai dilakukan Minggu (8/3), sehingga kendaraan dari arah Kota Tangerang yang akan menuju Summarecon Mal Serpong (SMS) tidak bisa langsung belok kanan. Tapi, harus belok di bundaran Alam Sutera, atau sekitar 1,5 kilometer dari TL Gading Serpong. Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Bayu Marfiando mengatakan, penutupan dilakukan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi.

“TL Gading Serpong ini kita tutup untuk rekayasa lalu lintas dan kita lakukan mulai Minggu (8/3),” katanya. Bayu menambahkan, kemacetan akibat TL kerap terjadi kemacetan dari segala penjuru dan terutama dari arah Kota Tangerang menuju arah SMS.

“Putaran arah di depan Soll Marina Hotel kita tutup. Karena tidak memungkinkan untuk putar arah kendaraan,” tambahnya. Masih menurutnya, ujicoba penutupan TL dilakukan selama satu bulan. Setelah waktu uji coba selesai akan dilakukan evaluasi. Bila mampu mengurai kemacetan akan ditutup selamanya.

“Penutupan TL ini juga kita lakukan karena banyak kendaraan, khususnya sepeda motor yang melawan arus dari arah SMS menuju arah bundaran Alam Sutera,” tuturnya. Terkait penutupan TL Gading Serpong tersebut, ditanggapi positif oleh warga. Seperti dikatakan warga Serpong, Sabarudin. Menurutnya, penutupan itu tepat, karena selama ini banyak pengendara yang melanggar. “Seharusnya kendaraan yang keluar dari Gading Serpong berputar di depan PT Tifico. Tapi, selama ini banyak pengendara sepeda motor yang menerobos langsung ke kanan untuk menuju arah Alam Sutera,” singkatnya. (bud)

1 COMMENT

  1. Sekalian minta info pak kapan jalur jembatan cihuni samping rs assobirin, menuju gading serpong akan diperbaiki dan dibuka lagi…sudah sejak desember 2019 belum diperbaiki. Bisa mengurangi kemacetan jl raya sepong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here