Home TANGERANG HUB Masuk Perumahan Permata Rajeg Harus Steril

Masuk Perumahan Permata Rajeg Harus Steril

0
SHARE
STERIL: Seorang warga disterilisasi di Pintu Gerbang Perumahan Permata Rajeg, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa (31/3). FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

RAJEG — Warga Perumahan Permata Rajeg, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, semprot disinfektan kepada siapapun yang masuk ke perumahan ini. Hal tersebut dilakukan sejak Rabu, 25 Maret 2020. Ini dalam rangka antisipasi penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) atau biasa disebut virus Corona.

Arif Budianto, Ketua RT 01/09, Perumahan Permata Rajeg mengatakan, menginginkan warganya tetap sehat selalu saat pandemi virus Corona di Kabupaten Tangerang dan beberapa wilayah di luar Kabupaten Tangerang .

“Saat ini kami melakukan tindakan preventif atau pencegahan penyebaran virus Corona, diantaranya dengan cara sterilisasi siapapun yang masuk ke dalam wilayah Perumahan Permata Rajeg,” kata pria yang akrab disapa Arif ini, kepada Tangerang Ekspres, di gerbang perumahan itu, Rabu (1/4).

Arif menjelaskan, warga perumahan maupun orang luar perumahan yang masuk ke perumahan disterilisasi dengan cara menyemprotkan handsanitizer ke tangan dan disinfektan ke kendaraan roda dua ataupun roda empat.

“Diketahui bersama juga bahwa  virus Corona bisa menempel di benda-benda mati,  diantaranya stang motor dan stir mobil dan pintu mobil,” kata pria asal Magelang, Jawa Tengah ini.

Di samping itu, Arif menuturkan, sejak Minggu kemarin pihaknya mulai melakukan penyemprotan disinfektan ke jalan dan rumah-rumah warga. Menurut Arif  penyemprotan disinfektan tersebut rencananya ingin dilakukan rutin tiap Minggu.

“Di rumah-rumah warga, yang menjadi fokus penyemprotan kami, yakni gagang pintu, daun pintu, jendela, teras dan pagar,” ucapnya, seraya menyebutkan sudah membuat wastafel di depan rumahnya untuk fasilitas cuci tangan orang yang bertamu ke rumahnya.

Tak lupa, kata Arif, sterilisasi siapapun yang datang ke perumahan tersebut juga agar dapat memberikan ketenangan kepada warga. “Menghadapi pandemi virus Corona, jangan panik. Tapi tetap melaukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus itu,” pesannya.

Polem, seorang tamu ke perumahan itu mengatakan, tidak keberatan saat dirinya diminta berhenti di gerbang perumahan untuk menyemprotkan disinfektan ke sepeda motornya dan handsanitizer ke tangannya. Sebab hal tersebut demi kebaikan bersama. “Bagus ini, untuk cegah penyebaran virus Corona,” singkatnya. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here