Home TANGERANG HUB Polsek Karawaci Bagikan Makanan

Polsek Karawaci Bagikan Makanan

0
SHARE
IMBUAN : Polsek Karawaci membagikan makanan gratis kepada driver ojol serta tukang becak dalam rangka memberikan imbuan mengenai bahaya penyebaran virus corona, Sabtu (4/4). FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Polsek Karawaci, miliki cara inspiratif dalam memberikan imbauan social distancing kepada warga dengan cara membagikan makanan gratis kepada driver ojol dan tukang becak di Kecamatan Karawaci.

Kapolsek Karawaci Kompol Yulies Andri mengatakan, di kota Tangerang penyebaran virus corona berdasarkan data memiliki jumlah kasus cukup banyak, bahkan semakin hari jumlahnya semakin meningkat.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kami terhadap masyarakat yang tengah berjuang di jalanan mencari rejeki, ditengah sepinya orderan lantaran banyak masyarakat berdiam diri dengan melakukan pekerjaan di rumah memutus rantai penyebaran virus covid 19,” ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di lokasi pembagian makanan gratis, Sabtu (4/4).

Yulies menambahkan, upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut terus dilakukan, pihak kepolisian sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat terus bergerak melakukan berbagai cara dalam melawan corona.

“Dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona ini, kami juga mempunyai kewajiban memberikan edukasi dan informasi tentang bahaya virus corona ini. Dengan cara membagikan makanan gratis ini, kami sambil membarikan edukasi khusunya kepada para driver ojol dan tukang becak yang masih mencari rizeki ditengah virus corona,”paparnya.

Ia menjelaskan, pembagian makanan gratis tersebut dilakukan di setiap pangkalan ojek dan becak sambil memberikan himbauan agar tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan Menghindari kerumunan massa (Social Distancing).

“Sambil Konvoi kami datangi panggkalan becak dan driver ojol di wilayah Karawaci, kami sampaikan pesan PHBS dan Sosial Distancing. Memang untuk melawan virus corona ini tidak hanya pemerintah saja yang melawan, tetapi masyarakat juga harus membantu untuk tidak keluar rumah agar memutus mata rantai penyebaran,”ungkapnya.

Yulies berpesan, jika warga masyarakat terpaksa harus melakukan aktifitas diluar rumah lakukan seperlunya saja, agar tetap terjaga dari penularan virus tersebut.

“Kedepankan kesehatan diri dengan menjaga jarak dan tidak berkerumun, sehingga penyebaran mata rantai virus corona bisa diputus. Karena virus ini penyebarannya dari diri kita ke masyarakat lainnya, maka itu mari kita putus mata rantai penyebaran virus corona agar bisa kembali beraktivitas,”pungkasnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here