Home TANGERANG HUB Pemda Harus Perhatikan Wartawan

Pemda Harus Perhatikan Wartawan

175
0
SHARE

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang, Sangki Wahyudin, meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Tangerang maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, agar turut memperhatikan keselamatan kerja wartawan, yang menjadi garda terdepan memberikan informasi kepada masyarakat terkait pandemi virus corona (Covid-19) yang sedang melanda di Indonesia.

“Wartawan juga salah satu komponen yang rentan terhadap virus corona, karena mereka ada dibarisan paling depan memberikan informasi kepada masyarakat. Jadi wartawan sangat beresiko sekali,” kata Sangki, dalam keterangan tertulis yang diterima Tangerang Ekspres, Selasa (14/4).

Untuk itu, Sangki meminta para wartawan agar tetap menjaga diri dari Covid-19. Karena kesehatan wartawan jauh lebih penting dari apapun. Jika sudah terpapar Covid-19, maka akan jauh lebih berbahaya lagi.

Untuk itu, kata Sangki, Dewan Pers dan PWI Pusat telah memberikan imbauan dan tatacara peliputan virus Corona kepada para wartawan, agar tidak membayahakan atau justru terpapar Covid-19.

“Dewan pers dan PWI Pusat sudah memberikan imbauan kepada rekan-rekan wartawan, agar menjaga jarak aman di lokasi peliputan seperti di rumah sakit tempat perawatan pasien virus corona, dan selama terjadi pandemi virus corona ini, para awak media juga diimbau untuk melakukan komunikasi dengan narasumber melalui telepon dan sebagainya, tujuannya agar tidak terjadi tatap muka langsung dengan para narasumber,” ujar Sangki, yang juga Kepala Biro Kabupaten Tangerang, Tangerang Ekspres.

Kata Sangki, kebijakan liputan melalui telepon meminimalisir resiko wartawan terpapar Covid-19. Meski demikian, etika penulisan dalam jurnalistik tetap harus dijaga. Sehingga pemberitaan tetap akurat dan juga berimbang yang akan disampaikan kepada para pembaca.

Menurut Sangki, pemberlakukan Pembatasan Sosisal Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan oleh Pemda Tangerang, juga akan berdampak pada ekonomi wartawan dan perusahan pers.

“Sebagai manusia biasa, wartawan ini juga adalah pekerja yang membutuhkan penghidupan dan memiliki keluarga, yang juga rentan terdampak virus corona, ditambah lagi dengan penerapan PSBB, sudah barang tentu perushaan pers tempat mereka bekerja juga akan mengalami penurunan, dan sudah pasti wartawannya pun akan terkena ibasnya,” ungkap Sangki.

Sangki berharap, melalui dinas terkait dalam hal ini adalah Dinas Komikasi dan Informatika (Diskominfo) yang merupakan mitra kerja dari teman-teman media, bisa membantu memberikan solusi kepada teman-teman wartawan khususnya yang bertugas meliput di Kabupaten Tangerang.

“Ya, seharusnya pemerintah daerah peka dan tanggap terhadap rekan-rekan pers yang selama ini sudah membantu menyebarkan berita dan program pemerintah kepada masyarakat,” pungkasnya. (rls/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here