Home TANGERANG HUB Desa Ketapang Realokasi Anggaran Tangani Covid-19

Desa Ketapang Realokasi Anggaran Tangani Covid-19

0
SHARE
MUSDES: Musyawarah desa pembentukan gugus tugas penanganan covid-19, di Aula Kantor Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, beberapa pekan lalu. FOTO: Desa Ketapang for Tangerang Ekspres

MAUK — Seluruh pemerintah desa se-Kabupaten Tangerang harus realokasi anggaran belanja desanya. Ini disebabkan dampak dari pamdemik coronavirus diseases 2019 (covid-19).

Salah satunya Pemerintah Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, merealokasi anggaran belanja desa mencapai Rp539 juta, untuk penanganan ataupun pencegahan pandemik Covid-19.

Nasuhi, Kepala Desa Ketapang memaparkan, anggaran belanja desa mencapai Rp539 juta bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), serta Bagis Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (PBH), untuk pemanganan ataupun pencegahan pendemik covid-19.

“Anggaran dari ADD senilai Rp15.062.513, DD Rp376.687.050, PBH Rp147.657.940. Jumlah ini diambil dari sebagian pendapatan desa ADD, DD, PBH. Sudah ada persentase berapa anggaran yang harus diambil dari sumber-sumber pendapatan desa tersebut,” kata Uki, seraya menyebutkan sebelumnya uang sebesar itu dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan di bidang pemberdayaan dan pembinaan masyarakat.

Uki menyebutkan sekarang anggaran mencapai Rp539 juta dialokasikan untuk penanganan maupun pencegahan covid-19. “Sekitar Rp50 juta untuk kegiatan penanganan ataupun pencegahan covid-19. Sisanya untuk bantuan langsung tunai (BLT) kepada 271 Kepala Keluarga (KK),” ujarnya.

Nanti, kata Uki, 271 KK penerima BLT desa akan menerima uang tunai senilai Rp600 ribu per KK. Bantuan sosial ini diberikan tiga bulan kedepan terhitung April, Mei dan Juni 2020. Selain penerima BLT desa, ada warga yang menerima bantuan sosial berupa uang tunai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. “Mereka semua adalah warga yang tidak terdaftar di Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” jelasnya.

Uki menambahkan, realokasi anggaran belanja desa sudah instruksi dari pemerintah daerah. Jadi realokasi maupun refocusing ini berlaku bagi 246 desa di Kabupaten Tangerang. “Semoga pandemik covid-19 segera berakhir,” harapan Uki, pungkasnya. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here