Home TANGERANG HUB Negatif Covid, 11 Orang Dipulangkan, Hingga 1 Mei, 4.099 Telah di-Rapid...

Negatif Covid, 11 Orang Dipulangkan, Hingga 1 Mei, 4.099 Telah di-Rapid Test

0
SHARE
LEPAS PASIEN: Wakil Walikota Benyamin Davnie (dua dari kanan) menyalami salah satu pasien isolasi di Rumah Lawan Vodi, kemarin. FOTO: Dok. Humas Kota Tangsel

SERPONG-Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie melepas 11 orang yang diisiolasi di Rumah Lawan Covid-19. Jumlah itu terdiri dari 10 orang anak panti asuhan dan satu orang pengasuh. Kepulangan mereka, dilakukan setelah dinyatakan negatif covid-19, Minggu (3/5).

“Saya bersyukur semuanya sehat walafiat. Dan, bisa kembali ke rumah setelah selama 10 hari berada di rumah lawan covid,” terangnya.

Benyamin berharap, peristiwa yang dialami, dijadikan pengalaman berharga serta berharap bisa mengedukasi lingkungannya supaya mematuhi protokol covid-19 seperti jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan berdiam di rumah. “Kasih tahu tetanggany di sekitar lingkungan, prosedur covid -19 harus dilakukan dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab supaya keluarga kita juga bisa tetap sehat,” imbaunya.

Untuk itu, sambungnya, Rumah Lawan Covid merupakan bentuk ikhtiar Pemkot Tangsel untuk mengatasi pandemi covid-19. “Kita terus berupaya memperkecil penyebaran virus corona di masyarakat. Jika warga terindikasi ada gejala, kami langsung melakukan penanganan dan diisolasi di rumah lawan covid ini. Saya berdoa semoga ke depan, wabah ini bisa teratasi dan aktivitas kembali berjalan normal,” tandasnya.

Pada bagian lain, hingga Jumat (1/5) teredata sebanyak 4.099 orang yang telah menjalani rapid test covid-19.

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Kota Tangsel, Tulus Muladiyono, menjelaskan, Pemkot Tangsel telah menerima alat rapid test sebanyak 5.611 dan per 1 Mei 2020 alat rapid test sebanyak 4.099, alat yang invalid sebanyak 24.

Hasil dari rapid untuk negatif Sebanyak 3.953 dan reaktif sebanyak 122. Sedangkan alat yang tersisa sebanyak 1.512. “Total sebanyak 4.075 dengan persentase hasil negatif 3.953 dan reaktif: 122,” jelasnya.

Sedangkan untuk rapid test yang dilakukan dari Provinsi Banten dilakukan di Pondok Aren sebanyak 247 yang dirapid dengan hasil positif 1, negatif sebanyak 245 dan invalid 1. Lalu, di Jombang sebanyak 331 dengan hasil positif sebanyak 4, negatif sebanyak 324, invalid sebanyak 3, Lengkong Gudang Timur sebanyak 252 dengan hasil positif 0 negatif Sebanyak 249, invalid sebanyak 3. Di Pasar Serpong sebanyak 150 dengan hasil negatif Sebanyak 149, reaktif sebanyak 1, invalid 1, untuk di Pasar Modern BSD yang telah dirapid sebanyak 350 dengan hasil negatif sebanyak 347, reaktif 0, invalid 3. Untuk di Pasar Modern Bintaro sebanyak 252 dengan hasil negatif Sebanyak 247 dan reaktif sebanyak 5 invalid 0, Sedangkan di Pasar Ciputat sebanyak 226 dengan hasil reaktif 0 negatif Sebanyak 266 invalid 0.

Tulus menjelaskan, rapid test bukan penentu utama seseorang dinyatakan terinfeksi virus corona atau tidak. Bagi yang dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test, masih harus melanjutkan tes dengan metode swab menggunakan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Rapid test dilakukan dengan menggunakan spesimen darah untuk pengujian virus corona di tubuh seseorang. Sementara tes swab lewat PCR atau genome sequencing dilakukan dengan menguji lendir dari tenggorokan, kerongkongan, atau hidung.(hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here