Home TANGERANG HUB Gereja Sumbang Peti Mati

Gereja Sumbang Peti Mati

0
SHARE
FOTO BERSAMA: Kepala DPPP Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansah (ketiga dari kiri) berfoto bersama dengan pengurus Gereja Katolik Santa Monika di Gedung Bupati Tangerang, usai penyerahan bantuan, Rabu (13/5). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menerima  bantuan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan, serta penggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buniayu, Kecamatan Sukamulya dan peti mati bagi pemakaman korban Covid-19.

Bantuan diberikan pelaku usaha di wilayah Kabupaten Tangerang yang secara simbolis diterima langsung di Aula Kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/5).

Bantuan mengalir dari berbagai pelaku usaha terutama pengembang perumahan besar di Tangerang Raya seperti BSD City dan Sinarmas Land, melalui yayasan BSD Peduli serta PT Paragon. Bantuan juga mengalir dari Gereja Katolik Santa Monika.

Zaki menuturkan, dalam masa kedaruratan kesehatan akibat wabah Covid-19 perlunya gotong royong antara semua elemen guna menekan angka kasus baru serta mencegah penyebaran virus.

Ia mengapresiasi bantuan yang terus berdatangan dari berbagai kalangan kepada pemerintah ataupun secara langsung ke rumah warga terdampak Covid-19 baik berupa alat kesehatan, paket sembako maupun makanan siap saji.

Kata Zaki, kasus terjangkit positif di Kabupaten Tangerang bisa ditekan dengan mentaati social distancing maupun physcal distancing, serta mengenakan masker apabila keluar rumah.

Masyarakat harus saling menguatkan di tengah wabah Covid-19 semua elemen, bersama pemerintah saling bahu membahu. Tentunya Zaki atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih kepada donatur baik dari pengembang perumahan, industri, pengelola kawasan industri dan perusahaan swasta lain yang telah memberikan donasinya.

“Semoga apa yang sudah disumbangkan dari para donatur dapat bermanfaat bagi warga Kabupaten Tangerang,” katanya kepada awak media di Gedung Bupati Tangerang, Rabu (13/5).

Adapun bantuan dari PT. Paragon berupa paket hand sanitizer sebanyak lima liter yang terdiri dari 10 pcs. Kemudian suplemen vitamin sebanyak lima dus atau mencapai 48 botol. Serta masker kain dan medis yang mencapai paket 2000 pcs.

Sedangkan, bantuan dari Alam Sutera Land sebanyak 800 paket sembako yang terdiri dari beras lima kilogram, minyak sayur dua liter, gula pasir satu kilogram dan tepung terigu sebanyak satu kilogram. Bantuan dari PT. Sinar Masland sebanyak 300 dus handsanitizer yang terdiri dari 12 pcs berkapasitas 900 mililiter.

Adapun bantuan berupa peti mati datang dari Gereja Katolik Santa Monika BSD, Tangerang. Bantuan diserahkan kepada Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman (DPPP) Kabupaten Tangerang, berupa 10 peti mati dan 50 baju hazmat, sesuai standar protokol kesehatan Covid-19 yang dipergunakan untik memakamkan jenazah korban terjangkit Corona.

“Kita punya peti dan merupakan patungan dari donatur serta jemaat kami. Dalam wabah seperti ini kita memang harus bahu membahu seperti yang dikatakan bupati. Kita tahu bahwa banyak sektor kehidupan terkena dampak Corona,” tegas Wolfry perwakilan Pengurus Gereja Katolik Santa Monika BSD City.

Karena itu, jemaat dan pengurus gereja bersama-sama patungan untuk memberikan bantuan yang memang dibutuhkan mendesak yakni peti mati sesuai standar kesehatan protokol Covid-19.

Sementara, Kepala DPPP, Iwan Firmansah, mengapresiasi sumbangan peti mati dan baju hazmat dari gereja katholik. Ia menuturkan, baju hazmat saat ini untuk petugas makam tersisa 35 buah. Menurutnya, dengan adanya bantuan peti mati dan baju hazmat menambah jumlah persediaan.

“Kita mengapresiasi dan atas nama Pemkab Tangerang melalui DPPP mengucapkan terimakasih pada para donatur, khususnya Gereja Santa Monica BSD. Atas bantuan peti jenazah di situasi sulit sekarang masih bisa menyisihkan bantuan untuk kemnusian. Kita sekarang punya 50 peti mati dan ada penambahan baju hazmat,” jelasnya. (sep/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here