Home TANGERANG HUB Penumpang Menumpuk di Bandara Soetta

Penumpang Menumpuk di Bandara Soetta

0
SHARE
Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta ratusan orang mengantre giliran untuk verifikasi persyaratan sebelum chek in ke dalam pesawat terbang, kemarin.

KOTA TANGERANG-Semenjak dibuka kembali penerbangan domestik, penumpukan terjadi di terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kamis (14/3).

Ratusan orang mengantre di area pengecekan persyaratan dokumen. Seperti diketahui, warga yang akan menggunakan jasa pesawat terbang, wajib membawa sejumlah persyaratan.

Senior Manager Branch Communications and Legal Bandara Soetta Febri Toga Simatupang menjelaskan antrean calon penumpang di terminal 2 itu dikarenakan adanya antrean verifikasi persyaratan bagi calon penumpang.

“Antrean di posko verifikasi dokumen terjadi mulai pukul 04.00 WIB. Karena calon penumpang memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00-08.00 WIB,”ujarnya saat di hubungi Tangerang Ekspres melalui telpon selularnya.

Febri menjelaskan, pada waktu tersebut terdapat 13 penerbangan keberangkatan hampir bersamaan. Yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan 2 penerbangan Citilink.

“Seperti diketahui, pada masa pengecualian dalam pembatasan penerbangan ini, calon penumpang harus melakukan verifikasi kelengkapan dokumen sebagai syarat untuk bisa memproses check in. Verifikasi dokumen dilakukan oleh personel gabungan dari sejumlah instansi yang masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang ada di posko pemeriksaan,”paparnya.

Ia mengungkapkan, dokumen yang diverifikasi sebagai syarat agar calon penumpang dapat memproses check in antara lain tiket penerbangan, surat keterangan dinas, surat bebas covid-19, dan dokumen lainnya sesuai yang tercantum dalam Surat Edaran No. 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

“Kami selalu berupaya untuk menjaga physical distancing di setiap area di Soekarno-Hatta, juga akan dievaluasi berkala melihat situasi dan kondisi terkini yang cukup dinamis,”ungkapnya.

Febri menambahkan, kedepannya pihaknya juga akan melakukan penataan jadwal keberangkatan penerbangan. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya penumpukan pada saat verifikasi dokumen.

“Seluruh staekholder akan melakukan evaluasi untuk menata jadwal penerbangan supaya tidak ada yang berdekatan. “Kami akan terus lakukan evaluasi agar penumpukan tidak terjadi lagi. Ke depan dipastikan akan sesuai dengan protokol kesehatan,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here