Home TANGERANG HUB Jangan Merantau ke Tangerang, Pabrik Banyak yang Tutup

Jangan Merantau ke Tangerang, Pabrik Banyak yang Tutup

0
SHARE
Arief R Wismansyah, Walikota Tangerang

TANGERANG – Biasanya usai lebaran banyak warga luar daerah datang merantau ke Tangerang untuk mengadu nasib. Tapi kali ini tidak bisa, lantaran Pemerintah Kota Tangerang melarangnya. Pemerintah kota meminta jangan merantau ke Kota Tangerang yang masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Selain itu, perusahaan di kota ini juga banyak yang gulung tikar terimbas wabah Corona. Tak sedikit pekerja terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan perusahaan.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, selama pandemi Corona di Kota Tangerang banyak PHK karena perusahaan tidak beroperasi. Semenjak itu, banyak karyawan PHK memilih pulang ke kampung halaman.

Arief menambahkan, banyak pabrik yang juga berpindah ke Jawa Tengah lantaran biaya operasional yang lebih murah.

“Di Kota Tangerang ada juga perusahaan yang pindah ke daerah. Kita akan fokus untuk bagaimana pengembangan di dalam kota dengan potensi SDM yang ada di Kota Tangerang,”paparnya.

Arief juga meminta warga yang pulang kampung saat Idul Fitri, tidak kembali ke Kota Tangerang.

Hal tersebut dikhawatirkan berpotensi membawa virus dari kampung halamnnya.

“Semua kita imbau yang sudah pulang kampung untuk tidak kembali ke Kota Tangerang, terutama masyarakat yang tidak punya pekerjaan dan keahlian khusus. Sebab, banyak pabrik dan kantor yang gulung tikar sejak pandemi Covid-19,”ujarnya saat ditemui di Gedung MUI Kota Tangerang, Rabu (27/5).

Ia menjelaskan, tidak hanya warga dari luar Tangerang saja yang tidak boleh masuk ke Kota Tangerang. Warga dari Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang juga diminta tidak ke Kota Tangerang.

“Penyekatan ini untuk menghentikan penyebaran virus Corona ke Kota Tangerang. Maka itu, kami memint warga dari luar Kota Tangerang untuk tidak masuk dulu ke Kota Tangerang. Kalaupun memang ada sesuatu yang mendesak, mereka harus melakukan karantina selama 14 hari,”ungkapnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here