Home TANGERANG HUB 100 Rumah Batal Dibedah

100 Rumah Batal Dibedah

157
0
SHARE

CIPUTAT-Akibat pandemi Covid-19 membuat banyak kegiatan dan pembangunan dihentikan. Salah satu penyebabnya lantaran, dana yang digunakan dialihkan untuk penanganan covid-19 yang saat ini belum ada tanda-tanda akan berakhir.

Salah satu kegiatan yang terhenti akibat Covid-19 adalah perbaikan rumah umum tidak layak huni (RUTLH) yang dilakukan oleh Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (Perkimta) Kota Tangsel.

Kepala Dinas Perkimta Kota Tangsel Ade Suprizal mengatakan, tahun ini rencananya akan ada sekitar 300 rumah yang akan dibangun dalam program RUTLH. “Tahap pertama ada 200 rumah yang kita bangun dan sudah selesai Mei lalu,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (17/6).

Ade menambahkan, sisanya rencananya akan dibangun tahun depan namun, karena pandemi covid-19 maka ditunda. “100 rumah lagi rencana Juni sampai akhir tahun dikerjakan tapi, ditunda dilaksanakan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perkimta Kota Tangsel Yulia Rahmawati mengatakan, lantaran ada pandemi covid-19 maka 100 rumah tidak bisa dibangun tahun ini. “Bisa jadi ditunda sampai waktu yang belum bisa ditentukan,” ujarnya.

Era menambahkan, bila ditunda sampai tahun depan maka yang 100 runah tahun ini yang gagal dibangun akan diutamakan. Disperkimta sudah memberi tahu kepada masyarakat, BKM dan kelurahan terkait penundaan pembangunan RUTLH.

“Usulan inikan dari kelurahan, dan sudah kita informasikan melalui surat terkait penundaan pembangunannya,” jelasnya.

“Berdasaekan data 2020 ada 2.871 rumah yang tidak layak huni dan masuk daftar RUTLH,” jelasnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here