Home TANGERANG HUB Penggilingan Tebu Zaman Belanda Ditemukan

Penggilingan Tebu Zaman Belanda Ditemukan

0
SHARE
Penggilingan Tebu Zaman Belanda Ditemukan
PENCARIAN : Kepala Bidang Budaya Disbudpar Sumangku Getar bersama para staff budaya melakukan pencarian batu penggilangan tebu peninggalan kolonial belanda di anak kali Cisadane yang berad di depan Kantor Disbudpar Kota Tangerang, Selasa (21/7). FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Batu penggilingan tebu zaman kolonial Belanda ditemukan di bantaran Sungai Cisadane. Penemuan ini berawal dari informasi masyarakat kemudian ditelusuri Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

“Dari laporan tersebut, kita lakukan penelitian. Batu tersebut diperkirakan di era tahun 1.500 sampai tahun 1.800. Dulunya daerah sini banyak pabrik gula yang dikerjakan orang pribumi,”ujar Kepala Bidang Budaya Sumangku Getar, saat ditemui Tangerang Ekspres di lokasi penemuan batu, Selasa ( 21/7).

Ia mengatakan, penemuan batu penggilingan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa ada batu besar di anak kali dan juga di pinggir Sungai Cisadane tepatnya depan Kantor Disbudpar Kota Tangerang.

Sumangku menambahkan, batu penggilingan tersebut juga berkaitan dengan batu yang ditemukan di pinggir kali Mokervat. Ini membuktikan bahwa sejarah Tangerang sangat jelas dengan keberadaan benda-benda sejarah yang saat ini terus gencar dibuktikan keberadaanya oleh Disbupar.

Sebelum menemukan batu penggilingan tebu, Disbudpar juga menemukan makam tua deretan dengan Kantor PDAM Kota Tangerang. Makam tersebut adalah Syekh Muhamad Idris. Dia adalah pendakwah atau alim ulama dari kerajaan Banten yang singgah di Sewan untuk menyebarkan ajaran Islam bersama 12 pengawalnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here