Home TANGERANG HUB Pemkab Tutup Tiga Lokasi CFD

Pemkab Tutup Tiga Lokasi CFD

0
SHARE
Pemkab Tutup Tiga Lokasi CFD
CFD TUTUP: Petugas Dishub Kabupaten Tangerang memasang spanduk penutupan CFD di bawah jembatan layang Kecamatan Balaraja, Selasa (8/9). FOTO: Dishub Kab Tangerang for Tangerang Ekspres

BALARAJA –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang menutup lokasi kegiatan car free day (CFD). Kebijakan tersebut dilatarbelakangi meningkatnya pasien terkonfirmasi positif covid sehingga kembali menjadi zona merah.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Tangerang, Norman Daviq mengatakan, penutupan CFD merupakan kebijakan untuk menurunkan angka penyebaran. Ia menerangkan, tidak ingin mengambil risiko dengan tetap membuka aktivitas tersebut walaupun menerapkan protokol kesehatan.

“Kita tutup mulai hari ini sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan. Kita ambil keputusan agar mencegah timbulnya kluster baru. Sebelumnya, memang CFD berjalan dengan protokol kesehatan. Mulai jumlah pengunjung yang datang kita batasi hingga wajib mengenakan masker,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (8/9).

Norman menerangkan, aktivitas CFD selama ini berlangsung di tiga titik berbeda. Ia menegaskan, ketiga lokasi tersebut kegiatan minggu ceria sementara ditiadakan. Menurutnya, penutupan kegiatan tersebut sudah melalui kajian pemerintah.

“Kita kaji mulai dari sisi kesehatan hingga ekonomi. Pertimbangan utamanya ada di kesehatan. Karena saat ini banyak kasus orang tanpa gejala (OTG). Jadi, kita ambil keputusan ditutup. Ketiga lokasi yang ditutup yakni, Kecamatan Balaraja, Tigaraksa dan Kelapa Dua,” ujarnya.

Dari data garfik harian dari dinas kesehatan (dinkes), tercatat, sejak 1 hingga 4 September kasus terkonfirmasi positif sebanyak 90 orang. Pada 31 Agustus, tercatat kasus positif covid mencapai 34 orang.

“Atas dasar pertimbangan itu, pemkab melalui dishub menutup seluruh kegiatan CFD sampai batas watku yang tidak bisa ditentukan. Tentu kebijakan ini untuk menurukan angka penularan yakni dengan mengurangi kontak fisik atau pusat kerumunan banyak orang,” jelas Norman.

Sementara, Sekretaris Camat Balaraja Galih Prakosa, mengatakan, kegiatan CFD ditutup hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan. Ia menerangkan, penutupan berkaitan dengan bertambahnya kasus terkonfirmasi positif covid-19.

“Kita antisipasi. Kalau imbauan maupun monotoring tetap kita lakukan kepada warga maupun pengguna jalan. Untuk memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan. Salah satu langkah pemerintah yakni dengan menutup CFD selema pembatasan sosial berlangsung,” pungkasnya. (sep/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here