Home TANGERANG HUB Toko Fotokopi, Salurkan Program Sembako Pemerintah

Toko Fotokopi, Salurkan Program Sembako Pemerintah

0
SHARE
Toko Fotokopi, Salurkan Program Sembako Pemerintah
FOTOKOPI: Pejaga toko sedang melayani pelanggan yang ingin fotokopi KTP di Agen BRILink Toko Fotokopi Maryanah, di Kampung Gardu, Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/9). FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

PAKUHAJI – Pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Pakuhaji melalui toko fotokopi. Toko Fotokopi milik Maryanah berlokasi di pertigaan jalan Kampung Gardu, Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.  BPNT adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) setiap bulannya, melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan atau e-warong yang bekerjasama dengan bank.

Pantauan Tangerang Ekspres di Agen BRILink Toko Fotokopi Maryanah, Selasa (22/9), seorang penjaga toko sedang sibuk melayani pembeli yang belanja kebutuhan alat tulis kantor (ATK). Penjaga toko juga sibuk melayani para pelanggan yang ingin fotokopi KTP, KK dan berkas lainnya. Saat ditemui wartawan, Koman Bin Mihar, suami Maryanah mengakui, usaha yang dijalankan dengan istrinya adalah toko fotokopi bukan kebutuhan bahan pangan ataupun sembako.

“Kalau ngelayanin KPM, saat penyaluran program BPNT saja. Biasanya penyaluran BPNT antara tanggal 1 sampai 10 setiap bulannya. Makanya saya nyetok bahan pangannya setelah tanggal 1. Karena kami fokusnya usaha fotokopi dan jual perlengkapan ATK,” kata Koman.

Ditanya wartawan alasan dirinya ikut menyalurkan bahan pangan program pemerintah, Koman menuturkan, agen-agen BRILink se-kecamatan pernah berkumpul di Kantor Kecamatan Pakuhaji.

“Nah, instruksi orang kecamatan agar setiap agen BRILink ikut membantu penyaluran BPNT. Oleh karena itu, saya layani KPM sejak tiga bulan ke belakang,” tuturnya.

Camat Pakuhaji Asmawi saat dikonfirmasi wartawan, membantah keterangan yang disampaikan Koman jika ada intstruksi dari pihak Kecamatan.

“Tidak ada itu. Tidak ada orang kecamatan ngimbau begitu. Kami tidak membenarkan toko agen BRILink fotokopi ikut nyalurin program BPNT,” tegas mantan Camat Kronjo ini, melalui telepon selulernya.

Di tempat terpisah, Koordinator Daerah (Korda) program BPNT Kabupaten Tangerang Ning Sumarni membeberkan, sesuai peraturan, bahwa penyaluran program BPNT terdapat di tiga tempat. Pertama, Agen BRILink toko kelontong yang beroperasi menjual bahan pangan setiap hari. Ke dua, kelompok usaha bersama warung elektronik gotong royong (Kube e-warong). Dan ke tiga Rumah Pangam Kita (RPK) di bawah naungan Bulog.

“Hanya saja, kalau di Kabupaten Tangerang belum ada RPK. Jadi kalau toko fotokopi salurkan program BPNT, itu lucu,” ucapnya, sambil tersenyum.

Perempuan yang akrab disapa Ning ini mengakui carut-marutnya prosedur penyaluran program BPNT di Kabupaten Tangerang.

“Semuanya harus kami evaluasi. Saya akan segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas Sosial,” pungkasnya. (zky/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here