Beranda PERISTIWA Pemilik Bangli Kali Perancis Pasrah Bangunannya Dibongkar

Pemilik Bangli Kali Perancis Pasrah Bangunannya Dibongkar

0
BERBAGI
Trantib Kecamatan Kosambi bersama dengan Trantib Kelurahan dan juga DLHK Kabupaten Tangerang membongkar bangunan liar dan membersihkan bekas bangunan liar di sepanjang kali Perancis di wilayah Kelurahan Dadap.

TANGERANG – Masih adanya bangunan liar (Bangli) milik pedagang yang berjualan di bantaran Kali Perancis, akhirnya di bongkar kembali oleh pihak Kecamatan Kosambi. Tidak ada perlawanan dari pemilik Bangli.

Pembongkaran Bangli ini sebagai upaya pembersihan bangunan liar yang berdiri sepanjang bantaran kali. Pembongkaran bangunan tersebut tidak ada perlawanan dari pemilik bangunan. Pasalnya, bangunan tersebut ada sebagaian yang sudah kosang dan ada juga yang masih ada pedagang. Untuk yang masih ada, para pedagang sudah terima karena sebelumnya sudah dilakukan imbuan dari pihak Kelurahan Dadap.

Camat Kosambi Dadang Sudrajat mengatakan, pembongkaran tersebut dilakukan secara humanis. Sebelumnya para pedagang sudah di imbau dan juga diberikan sosialisasi untung membongkar bangunannya.

“Alhamdulillah pembongkaran tersebut dilakukan secara humanis, tidak ada perlawanan karena kita jauh-jauh hari sudah mengimbau dan menberitahu ke pedagang agar segera membongkar bangunannya,”ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (23/1).

Dadang menambahkan, setelah dilakukan pembongkaran bantaran Kali Perancis akan dilakukan penataan seperti adanya pusat kuliner, ataupun nanti akan ada taman untuk masyarakat.

“Saat ini kita rapihkan dan bersihkan dulu. Kalau sudah bersih maka kita akan lakukan penataan agar lebih indah dan rapih. Hal tersebut, dilakukan agar tidak terlihat kumuh,”paparnya.

Sementara itu Lurah Dadap Saduni menjelaskan, para pedagang yang berjualan di bantaran kali di wilayah Kelurahan Dadap sudah diberikan imbuan. Bahkan mereka tidak menolak jika bangunannya di bongkar karena sudah beberapa kali dilakukan sosialisasi.

“Para pedagang memang tidak menolak, ada beberapa yang minta kita untuk dicarikan tempat. Sejauh ini, kita belum bisa tentukan dimana lokasi untuk mereka jualan. Pembongkaran bangunan liar ini karena sesuai dengan intruksi pak Bupati untuk dilakukan perapihan di bantaran kali Perancis,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here