Home OLAHRAGA Maksimalkan Bola Mati, Antisipasi Postur Tinggi Singapura

Maksimalkan Bola Mati, Antisipasi Postur Tinggi Singapura

15
0
SHARE
LATIHAN: Para pemain timnas Indonesia saat sesi latihan di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Jawa Barat, dalam persiapan tampil di ajang piala AFF 2018, Jumat (9/11). FOTO: Chandra Satwika/Jawa Pos

JAKARTA-Skuad Garuda menjalani latihan pemungkas di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Selasa (4/11). Sore harinya, Hansamu Yama Pranata dkk langsung bertolak ke Singapura untuk menjalani laga pertama menghadapi skuad asuhan Fandi Ahmad, Jumat (9/11) mendatang. Pada latihan itu, pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti lebih banyak menekankan set piece.

Dari sepak pojok, ataupun tendangan bebas, dari posisi bertahan maupun menyerang. “Tujuannya agar semua pemain mengerti posisinya saat ada situasi seperti itu, dan sudah ditentukan tanggung jawab masing-masing,” terang Bima.

Dari 23 pemain yang menjalani pelatnas kali ini, semua dalam kondisi fit. Sebelumnya Stefano Lilipaly mengalami problem di tumitnya. Namun, tiga hari terakhir dia juga sudah intensif berlatih dengan pasukan Garuda yang lain. Dalam hal ini, Bima menyatakan sudah mendapatkan daftar 11 pemain utama yang akan diturunkan nantinya.

Demikian pula dengan posisi kapten. Komposisi skuad saat ini 80 persen merupakan skuad Asian Games. Saat itu, Hansamu didapuk pelatih Luis Milla memimpin skuad. Padahal di situ ada pemain senior macam Beto Goncalves, Stefano ataupun Andritany Ardhiyasa. Namun, Bima punya banyak opsi.

Mantan gelandang timnas itu menyebut beberapa nama lainnya, seperti Hansamu, Andritany, M. Fachrudin, Evan Dimas bahkan winger yang baru bergabung Andik Vemansah. “Semua berpeluang, kami umumkan di Singapura,” bebernya.

Khusus untuk aspek set piece, Indonesia punya beberapa algojo tendangan bebas yang menjadi andalan. Hampir semua gelandang timnas Garuda punya kualitas mumpuni menghandle tendangan bebas. Termasuk Andik, yang sempat menghebohkan dengan tendangan bebasnya di edisi 2012 lalu menghadapi Singapura.

“Saya sampaikan ke pemain, harusnya setiap hari ada porsi latihan (set piece, Red), sebutnya. Di sisi lain, postur tinggi beberapa pemain Singapura menjadi perhatian tersendiri. Di lini belakang ada Irfan Fandi yang punya postur 188 cm, juga bek veteran, Baihakki Khaizan dengan 190 cm.

Gelandang timnas Garuda, Bayu Pradana merupakan salah satu pemain yang punya set piece bagus. Terutama saat latihan kemarin. Namun, dia tetap memberikan respek kepada skuad Singapura. “Mungkin salah satu kelebihan mereka (Singapura, Red) mereka punya striker tinggi ya,” sebut gelandang dari Mitra Kukar tersebut. (jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here