Home TANGERANG HUB Butuh Pembangunan Flyover, Terima Kunjangan Komisi V DPR

Butuh Pembangunan Flyover, Terima Kunjangan Komisi V DPR

1
SHARE
KUNJUNGAN: Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (kiri) menerima kunjungan dari Komisi V, DPR RI di Ruang Rapat Wareng, Selasa (12/3). FOTO: Diskominfo Kab Tangerang for Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menerima kunjungan rombongan Komisi V DPR RI, di Ruang Rapat Wareng Gedung Setda, Puspemkab Tangerang di Tigaraksa, Selasa (12/3). Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid, meminta dukungan dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Terutama rencana pembangunan jembatan layang (flyover) di tiga titik dan normalisasi sebanyak 26 situ di Kabupaten Tangerang.

Moch Maesyal Rasyid yang biasa disapa  Rudi Maesyal, menjelaskan, banyak permasalahan yang dihadapi Pemkab Tangerang terkait infrastruktur dan perhubungan. Di antaranya persoalan kemacetan, jaringan jalan tol, dan jalan nasional.

Dia pun meminta pembangunan flyover di Bitung, Pasar Cikupa, dan Cisauk. Di Kecamatan Cisauk, flyover akan dibangun di perlintasan kereta api. Rudi Maesyal berharap pemerintah pusat dapat merealisasikan pembangunan tersebut pada tahun 2020 mendatang.

“Kami sangat berharap untuk 2020 terutama pembangunan jalan layang di Bitung kerena DED (detail engineering design) dan feasibility study-nya sudah rampung. Ini sangat mendesak sekali karena itu setiap saat selalu macet,” ujar Rudi Maesyal dalam keterangan tertulis yang diterima Tangerang Ekspres.

Di samping itu, ada sebanyak 26 situ atau waduk di Kabupaten Tangerang yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Menurut Rudi Maesyal, 26 situ tersebut perlu dilakukan normalisasi dalam waktu cepat.

Diketahui, rombongan Komisi V DPR RI dipimpin politikus Partai Golkar, Ibnu Munzir. Pada kesempatan itu dia berjanji untuk menyampaikan semua permasalahan infrastruktur dan perhubungan di Kabupaten Tangerang kepada kementerian terkait.

“Kabupaten Tangerang harus menjadi skala prioritas karena daerah ini merupakan penyangga ibu kota, mumpung belum terlambat. Jangan seperti Depok dan Bekasi yang sudah terlambat. Maka dari itu harus kita prioritaskan betul dan perhatikan,” ucap Ibnu. (rls/mg-10/mas)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here