Home OLAHRAGA Real Madrid vs Celta Vigo (2-0), Fokus Skuat Lama 

Real Madrid vs Celta Vigo (2-0), Fokus Skuat Lama 

0
SHARE
MAUT: Isco merayakan gol pembuka Real Madrid saat mengalahkan Celta Vigo 2-0. Isco bersama Gareth Bale menjadi duet maut Los Blancos.

SKUAT lama Real Madrid mewarnai comeback Zinedine Zidane sebagai pelatih El Real. Isco, yang tak pernah jadi starter di LaLiga sejak 28 Oktober tahun lalu, membuka keunggulan Madrid di menit ke-62. Bale menggandakannya di menit ke-77 pada kemenangan 2-0 Los Blancos di Santiago Bernabeu, Sabtu (16/3) waktu Madrid.

Ya, untuk kali pertama dalam beberapa bulan terakhir Isco dipasang sebagai starter, Marcelo kembali ke posisinya, dan Keylor Navas ada di bawah mistar gawang.

Dalam upayanya membangkitkan Madrid dari keterpurukan, Zidane melakukan perubahan besar dalam susunan starting line up Madrid. Beberapa pemain yang tak banyak diberi kesempatan pada era Julen Lopetegui atau Santiago Solari justru diturunkan sejak menit awal.

Dari daftar starting XI pertamanya, Zidane memasukkan Marcelo, Bale, dan Isco.

Buat Isco, ini adalah kali pertama dia jadi starter sejak Oktober 2018, saat Madrid kalah 1-5 dari Barcelona yang sekaligus merupakan laga terakhir Lopetegui. Gelandang asal Spanyol itu membayar tuntas kepercayaan Zidane dengan gol yang dia buat.

Buat Marcelo, jadi starter juga merupakan kesempatan langka di musim ini. Laga malam tadi merupakan kali keempat pemain belakang asal Brasil itu turun sejak menit pertama. Marcelo membantah anggapan kemampuannya menurun dengan membuat assist untuk Bale, plus total melepaskan enam crossing malam tadi.

Di bawah gawang Zidane memberi kesempatan pada Navas, sementara Thibaut Courtois menyaksikan dari bangku cadangan. Pertarungan posisi penjaga gawang antara kedua nama itu dipastikan akan sengit di sisa musim ini.

Bale, yang tak pernah luput dari rumor transfer, juga tampil oke saat dimainkan sepanjang 90 menit. Sebagaimana diungkapkan agennya beberapa hari lalu, bertahan di Santiago Bernabeu bisa jadi pilihan yang bagus untuk pemain asal Wales itu.

“Tak seorangpun bisa menghapus apa yang telah pemain ini berikan di Madrid. Dan saya akan memperhitungkan semuanya. Courtois, Reguilon … Tapi Keylor, Marcelo atau Isco sangat bagus. Tapi yang paling saya suka adalah kami sangat fokus,” ucap Zizou dikutip dari Marca.

Kepercayaan Zidane ini dibayar para pemain dengan tampil lugas. Madrid bermain dominan. Zidane memainkan pola 4-2-3-1 dengan Karim Benzema disokong Bale, Isco, dan Marco Asensio.

Los Blancos menebar ancaman dengan 22 percobaan, di mana tujuh mengarah ke gawang dan satu membentur tiang. Tekanan Madrid membuat Celta kesulitan mengembangkan permainan, hingga hanya melepaskan enam tembakan dan satu yang on target.

Kemenangan ini tak mengubah posisi Madrid di klasemen, tetap di urutan tiga namun kini dengan 54 poin dari 28 laga mereka mulai mendekati posisi Atletico Madrid di posisi kedua dengan nilai 56. Celta berada di posisi 18 dengan 25 poin.

Menanggapi soal kemenangan pasukannya Zidane menyebut laga kontra Celta Vigo tidaklah mudah. El Real memang harus menunggu hingga babak kedua, tepatnya di menit 62, untuk membuka keunggulan.

“Babak pertama sulit, kami menghadapi beberapa kesulitan tapi itu kondisi yang normal. Suporter membantu kami dan pemain bekerja dengan baik,” ucap Zidane dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Skor 2-0 di laga comeback menjadi awal bagus Zidane bersama Madrid. Dengan 10 pertandingan tersisa di Liga Spanyol musim ini, pelatih asal Prancis itu berharap El Real dapat posisi akhir yang bagus.

“Yang terpenting, setelah melewati tiga sesi latihan, kami bisa menang. Sekarang kami punya waktu yang singkat, bukan pemain yang akan membela tim nasional (di jeda internasional), tapi mereka yang akan bertahan di sini dan terus berlatih. Kami ounya 10 pertandingan tersisa dan kami harus finis dengan hasil yang bagus,” tegas Zidane. (apw/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here