Home OLAHRAGA Seri MotoGP Jerez, The Doctor Terpuruk Karena Ban

Seri MotoGP Jerez, The Doctor Terpuruk Karena Ban

0
SHARE
MELOROT: Posisi Valentino Rossi (46) di kalsemen sementara pebalap melorot karena gagal finis di posisi tiga besar. FOTO: Motogp.com

HASIL kurang memuaskan dicatat pebalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi pada seri MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (5/5) malam WIB. Finis di urutan keenam di akhir lomba dikemukakan pebalap Italia itu terjadi lantaran salah memilih ban saat lomba.

Rossi mengaku sempat berada dalam dilema untuk memilih ban di MotoGP Spanyol. Kesalahan memilih ban diklaim Rossi punya pengaruh besar dalam hasil tak memuaskan yang dia raih di Sirkuit Jerez. Itu makin diperparah dengan hasil buruk dalam sesi kualifikasi, yang membuat Rossi harus start jauh dari posisi depan. Rossi mengawali lomba di posisi ke-13.

“Kami membuat pilihan ban di saat-saat terakhir. Saya ingin membalap menggunakan ban medium, tapi kemudian temperatur meningkat tinggi dan kami berpikir ‘medium atau keras? medium atau keras? medium atau keras?’ Pada akhirnya kami memakai ban keras, dan saya pikir ini adalah perubahan besar yang harusnya bisa kami lakukan (untuk dapat hasil lebih baik),” papar Rossi.

Fakta bahwa Maverick Vinales dapat hasil bagus dengan menggunakan ban medium membuat Rossi yakin pemilihan ban menjadi alasan atas hasil yang dia raih di Jerez. Rossi pede bisa bersaing memperebutkan podium andai pilihan bannya tepat.

“Saya sangat penasaran mencoba ban medium, karena pada akhirnya Maverick sangat bagus dengan ban itu,” ujarnya.

“Saya pikir, jika saya memulai balapan dari posisi lebih depan sedikit, maka saya akan bisa berada dengan grup pebalap di posisi paling depan, tak jauh dari Vinales (finis ketiga),” tuntas Rossi.

Sementara rekannya di Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, mengungkapkan tak mau tertinggal lebih jauh dari Alex Rins (Suzuki Ecstar) dan Marc Marquez (Repsol Honda) di MotoGP 2019. Pebalap berpaspor Spanyol itu pun menuntut Yamaha untuk meningkatkan lagi kualitas dari motornya, YZR-M1.

Vinales merasakan masih ada yang kurang dari performa YZR-M1 pada musim ini. Hal itu diungkapkan Vinales seusai meraih posisi tiga pada MotoGP Spanyol 2019 yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Minggu 5 Mei 2019.

Pada balapan itu, Vinales kalah cepat dari Rins dan Marquez. Rins finis di posisi kedua sedangkan Marquez menjadi yang tercepat di Sirkuit Jerez. Hasil itu semakin membuat Vinales yakin bahwa YZR-M1 butuh peningkatan kualitas.

“Saya melakukan sesuatu berbeda pada motor yang memberi saya lebih banyak konsistensi di awal balapan sehingga bisa lebih tepat. Lalu soal motor, mereka (Yamaha) banyak membantu saya. Kami harus terus bekerja. Kami bekerja dengan baik, tetapi masih ada sesuatu yang hilang,” kata Vinales, Senin (6/5/).

“Jadi kami perlu mencoba menemukan itu (dalam tes pasca perlombaan), tetapi penting untuk melihat di mana kami berada. Sangat penting untuk tidak jauh tertinggal dari Alex (Rins) dan juga Marc (Marquez) pada akhirnya. Jadi kami harus terus bekerja, terus berpikir bahwa hal terpenting saat ini adalah berada di podium terus-menerus,” lanjutnya. (apw/okz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here