Home TANGERANG HUB Kondisi Situ Parigi Memprihatinkan

Kondisi Situ Parigi Memprihatinkan

0
SHARE
PENUH SAMPAH: Kondisi Situ Parigi telihat dipenuhi banyak sampah. Kondisi ini seolah dibiarkan, lantaran sampah terlihat sudah mengering. FOTO: Dok. Net

PONDOK AREN-Berbeda dengan kondisi Situ lainnya di wilayah Kota Tangsel, Situ Perigi yang terletak di wilayah Parigi, Pondok Aren, sangat memprihatinkan. Pencemaran sampah di Situ dengan luas sekitar 7 hektare itu disebut dalam kondisi darurat.

Pantauan di lapangan, gundukan sampah menumpuk di banyak titik pada permukaan Situ Perigi. Saking padatnya, sampah-sampah itu membentuk layaknya daratan kecil yang menghiasi Situ.

Sampah-sampah itu terdiri atas berbagai macam material, ada berbahan plastik, kardus, busa, kayu, ranting pohon, kaleng, hingga ban bekas. Keadaan demikian nampak dibiarkan terjadi sejak lama, lantaran tumpukannya telah mengering dan mengeluarkan bau menyengat.

Salah satu warga sekitar yang juga aktif merawat Situ Perigi, Suhanda Johan alias Kimpo, menuturkan, sampah yang menumpuk di permukaan Situ merupakan sampah yang terbawa aliran air. Sampah-sampah itu umumnya berasal dari Pasar Jombang dan pemukiman di sekitarnya.

“Itu sudah berlangsung lama, sampah penuh di Situ Perigi. Macem-macem sampah masuk ke sini semua,” ungkap Kimpo, mengutip Okezone, Sabtu (15/6).

Menurut dia, beberapa warga sekitar terus bergotong-royong secara swadaya membersihkan Situ. Namun, hal tersebut menjadi sia-sia lantaran belum ada upaya kongkrit dari pemerintah dan dinas terkait mencegah masuknya sampah dari hulu.

“Kondisinya akan seperti ini terus, bisa dibilang Situ Perigi sudah darurat sampah. Karena apa? dari hulunya tidak ada pencegahan, dihilirnya pun penanganannya setengah hati, jadi nggak pernah tuntas. Muncul lagi, muncul lagi seperti ini,” katanya.

Situ Perigi sendiri merupakan salah satu Situ di Kota Tangsel yang pengelolaannya di bawah kendali Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

“Kadang saya dibantu warga secara swadaya membersihkan sampahnya, merawat, memotong rumput di sekitar Situ. Tapi itu saja nggak cukup, harus ada upaya dari dinas terkait juga untuk mengeruk dasar Situ yang semakin dangkal. Intinya harus semua pihak terjun langsung dan peduli atas kondisi ini,” jelas Kimpo.

Dilanjutkan Kimpo, menyelesaikan persoalan sampah di Situ Perigi membutuhkan komitmen dan penanganan serius dari hulu hingga hilir. Oleh karenanya, kata dia, Wali Kota Airin Rachmi Diany mesti turun langsung menginstruksikan jajarannya bergerak membersihkan Situ Perigi.

“Butuh perhatian serius, ini nggak akan tuntas. Kecuali Ibu Wali Kota mengawasi dengan turun langsung,” tukas Kimpo.

Sebetulnya, Dinas LH sendiri kerap melakukan pembersihan situ, meski itu bukan menjadi tanggung jawab Pemkot Tangsel. DLH juga kerap mengimbau warga untuk sama-sama menjaga dan merawat situ sebagai sarana yang menjadi tanggung jawab bersama. (okz/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here