Home TANGERANG HUB Penghuni Kontrakan Tewas Berlumuran Darah 

Penghuni Kontrakan Tewas Berlumuran Darah 

0
SHARE
PERIKSA: Kapolsek Ciledug Kompol Supriyanto memeriksa lokasi kejadian tewasnya seorang wanita di rumah kontrakan Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Minggu (23/6). FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Warga RT 003/004, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, digemparkan tewasnya seorang wanita tanpa identitas, Minggu (23/6). Korban penghuni kontrakan di lingkungan tersebut dalam kondisi berlumuran darah yang keluar dari mulutnya.

Kejadian diketahui Atun, warga yang tinggal tepat di samping kontrakan penemuan mayat tersebut. Sekitar pukul 14.00 WIB ada anak-anak kecil yang melaporkan kepada dirinya bahwa ada darah dan bau busuk di kontrakan yang ada disamping rumahnya.

“Ada anak-anak mengadu kepada saya, ada darah dan bau busuk di rumah kontrakan. Setelah saya cek ternyata benar, ada darah kental dan bau busuk keluar dari dalam kontrakan. Tanpa pikir panjang, saya mendatangi Polsek Ciledug untuk melaporkan kejadian yang saya liat,”ujarnya saat ditemui Tangerang Eskpres di lokasi kejadian.

Atun menjelaskan, mayat tersebut tidak diketahui namanya siapa. Karena semasa hidup, para tetangga tidak mengetahui namanya dan hanya memanggil dirinya teteh. Selain itu, tetangga sekitar tidak begitu dekat dengan korban. Karena memang jarang pulang ke kontrakannya.

“Terakhir saya melihat hari kamis siang, itupun cuma menegur saja dan tidak banyak berbicara. Tatapi memang selama hidup, korban sangat ramah dan tidak pernah macam-macam. Kalau tidak salah korban bekerja sebagai pembantu di Jakarta Barat,”paparnya.

Ketua RT 003 Tohir menjelaskan, semasa hidup, korban tidak pernah melaporkan dirinya ke pihak RT ataupun RW. Pemilik rumah pun, tidak pernah memberikan laporan bahwa ada yang mengisi rumah kontrakannya.

“Saya tidak tahu siapa namanya, karena memang selama hidup korban tidak pernah melaporkan dirinya kepada saya. Sudah beberapa kali, pemilik rumah saya tegur untuk memberikan laporan kepada saya jika ada yang mengisi rumah kontrakan. Tetapi hanya iya saja dan tidak dilaksanakan,”ungkapnya.

Tohir menuturkan, rumah kontrakan tersebut sudah berkali-kali mengalami kejadian yang membuat gempar warga, mulai dari kasua asusila, penangkapan narkoba, kebakaran, dan terakhir penemuan mayat wanita tanpa identitas.

“Wah, ini kontrakan berapa kali masalah. Saya juga sudah tegur kepada pemilik tetapi tidak ada respon, kalau ada masalah seperti ini yang repot saya. Makanya nanti saya akan mengimbau kepada pemilik kontrakan untuk melapor kepada saya jika ada yang mengontrak di wilayah saya,”tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Ciledug Kompol Supriyanto mengungkapkan, mayat tersebut sudah meninggal 3 hari. Terlihat dari bentuk tubuhnya yang membusuk, serta mulutnya yang mengeluarkan darah busuk.

“Tadi saya dapat laporan dari warga, bahwa ada mayat di rumah kontrakan. Setelah saya cek lokasi benar ada darah kental yang sangat bau keluar dari dalam kontrakan. Karena dikunci akhirnya kami bongkar, setelah dilihat benar ada mayat wanita di dalamnya,”katanya.

Ketika ditanya penyebab kematian, kata Supriyanto, setelah dilakukan olah kejadian perkara. Mayat tersebut diduga meninggal karena sakit. Karena tidak ditemukan luka-luka atau yang lainnya.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, dugaan sementara sakit. Karena memang perhiasan serta harta yang dimiliki tidak ada yang hilang, hanya ditemukan obat-obatan saja,”tutupnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here