Home PENDIDIKAN Sekolah Buka Ruang Aduan PPDB, Bang Ben Tinjau Kesiapan Sekolah

Sekolah Buka Ruang Aduan PPDB, Bang Ben Tinjau Kesiapan Sekolah

0
SHARE
PERIKSA KESIAPAN: Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie (dua dari kanan) mengecek ksiapan PPDB online di SMP Negeri 4 Kota Tangsel didampingi Kepala Dindikbud Taryono (kiri) dan Kepala SMPN 4 Rita Juwita (dua dari kiri), kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PAMULANG-Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP akan digelar hari ini, (24/6) hingga 27 Juni mendatang. Untuk memastikan agar PPDB berjalan lancar dan tidak ada hambatan, Wakil Walikota Tangsel meninjau langsung persiapan PPDB di SMPN 4 Kota Tangsel, Sabtu (22/6).

Pak Ben datang langsung untuk melihat kesiapan proses PPDB di SMP Negeri 4 Tangsel lantaran sekolah tersebut sebagai contoh bagi sekolah SMPN lain. Pak Ben mengatakan, persiapan yang dilakukan SMPN 4 sudah bagus mulai dari proses di dalam dan luar ruangan sudah sangat siap.

“Yang tinggal kita pastikan adalah kesiapan orang tua murid untuk sabar menunggu antrean dan sesuai prosedur sekolah,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Sabtu (22/6).

Pak Ben menambahkan, masyarakat yang mendaftar di SMPN 4 pasti banyak dan tahun lalu yang daftar lebih dari 1.700 orang. Hal tersebut tentu bisa membuat suasana psikologis pasti akan terjadi, makanya diantisipasi dengan membuka ruang pengaduan bagi orang tua siswa yang kurang jelas.

Ia juga mengimbau kesiapan SMP-SMP swasta untuk bereaksi yang sama dan bisa datang ke sekolah negeri saat pendaftaran PPDB untuk memasarkan sekolah dan keunggulan yang dimiliki kepada orangtua. “Jadi kalau ada orangtua yang anaknya tidak diterima di SMPN negeri tidak bingung lagi mencari sekolah swasta,” jelasnya.

Pak Ben menjelaskan, sistem online akan dibuka Diskominfo mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB dan bila pendaftaran belum selesai bisa diperpanjang. “Server kita sudah siap dan mudah-mudahn semua berjalan dengan baik dan tidak terjadi kericuhan yang terjadi di Surubaya dan Bandung,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel Taryono mengatakan, pendaftaran PPDB jalur jarak dilaksanakan 26-27 Juni dan selain jalur jarak pada 3-5 Juli. “Tanggal 24 sampai 27 Juni ini pra pendaftaran dan 26 dan 26 Juni pendafataran,” ujarnya.

Taryono menambahkan, di SMPN 4 Tangsel susdah sesuai rambu-rambu PPDB, mulai dari ada nomor antri dan di SMPN 4 ada di pos satpam, ada ruang tunggu, ada petugas nomor antrean pemanggil dan ada 10 loket pelayanan verifikasi data. Menurutnya, pendaftaran PPDB SMP pada jalur zonasi 90 persen dipecah lagi, yakni ada jalur jarak dan prestasi.

“Dipecah lagi karena kita sadar distribusi penyebaran SMPN di Tangsel tidak merata, ada kecamatan yang hanya memiliki satu SMP dan ada pula 5 SMP dan jaraknya tentu tidak memungkinkan untuk berkeadilan,” tambahnya.

Mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Tangsel tersebut menuturkan, SMP daftarnya online dan perlu melakukan verifikasi ke sekolah. Tangal 24 sampai 27 Juni merupakan pra pebdaftaran dan itu untuk memastikan jika NIK-nya atau data yang ada di kartu keluarga (KK) benar. Sehingga dipastikan tidak perlu ligalisir KK disistem sudah dipersiapkan.

“Saat verifikasi data, orangtua tidak perlu datang, cukup ketik NIK-nya maka akan muncul data, ketik USBN maka akan muncul NIK-nya dan bila salah masih bisa diperbaiki,” tuturnya.

Semua bisa dicek secara online dan saat daftar diharapkan orangtua pastikan jarak sekolah dengan rumah. “Metode ini merupakan kebijakan daerah dan Kemendikbud tidak mengatur secara detail detail dan intinya untuk melayani masyarakat dengan baik.

Di tempat yang sama, Kepala SMPN 4 Tangsel Rita Juwita mengatakan, tahun ajaran 2019 SMPN 4 memiliki kuota 288 kursi. Yang telah disiapkan untuk pendaftaran PPDB adalah menyiapakn 10 unit komputer dan printer untuk verifikasi data dan termasuk loket konsultasi.

“Di pos satpam ada tempat ambil nomor antrean dan warga bisa langsung menunggu di dalam dan akan dipanggil per 10 orang,” ujarnya.

Rita menambahkan, pendaftaran mulai dibuka pukul 10.00 sampai 15.00 WIB karena server akan mati secara otomatis pukul 15.00 WIB oleh Kominfo. “Kalau diperlukan karena antrean di sekolah masih panjang maka Dindikbud akan minta diperpanjang ke Kominfo untuk tambah waktu,” tuturnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here