Home TANGERANG HUB Polisi Amankan Miras

Polisi Amankan Miras

0
SHARE
SITA: Sejumlah anggota menunjukkan botol miras yang berhasil disita, Selasa (2/7) malam. FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

RAJEG – Personil gabungan dari TNI-Polri dan Trantibum Kecamatan Rajeg mengamankan ratusan botol berbagai merk berisi minuman keras (miras), di Kampung Daon Seberang, Desa Daon, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa (2/7). Botol berisi minuman memabukan itu berhasil disita anggota saat acara panggung hiburan musik dangdut di alamat tersebut.

Saat dikonfirmasi Tangeran Ekspres, Rabu (3/7), Ipda Udi Sahudi, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Rajeg membenarkan kegiatan penyitaan botol berbagai merk berisi miras pada Selasa malam. Namun, kata pria yang akrab disapa Udi ini, dalam kesempatan itu pihaknya bertugas mendampingi kegiatan Trantibum dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, di area panggung hiburan musik dangdut.

“Jadi, kemudian botol-botol miras yang berhasil disita diamankan Trantibum Kecamatan Rajeg,” singkatnya.

Di tempat terpisah, Jaenal Mutakin, Kepala Seksi (Kasi) Trantibum dan Linmas pada Pemerintah Kecamatan Rajeg mengatakan, sebanyak 17 personil gabungan meliputi, lima anggota Polsek Rajeg, lima anggota Koramil Rajeg dan tujuh anggota Trantibum Kecamatan Rajeg, melakukan operasi menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat mulai Pukul 21.00 WIB sampai 23.00 WIB, di area panggung hiburan musik dangdut, di Kampung Daon Seberang, Kecamatan Rajeg, pada Selasa malam.

“Hasilnya, kami berhasil menyita hampir 150 botol berbagai merk berisi miras dari tiga pedagang. Rencananya, kami dari unsur musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) seperti, Camat, Kapolsek dan Danramil, akan memusnahkan botol-botol berisi miras hasil sitaan,” ujarnya.

Jaenal mengungkapkan, berdasakan keterangan masyarakat bahwa area panggung hiburan musik dangdut sering dimanfaatkan pedagang nakal untuk menjual miras. Apalagi, lanjut Jaenal, pedagang miras mempekerjakan perempuan berpakaian seksi atau tidak sopan.

Bahkan, lanjut Jaenal lagi, disamping menawarkan miras, perempuan-perempuan penjual miras yang dikenal dengan sebutan TKC (Tukang Cai) itu juga menawarkan jasa ‘esek-esek’ atau bersetubuh, di tempat gelap pada area panggung hiburan musik dangdut.

“Selasa malam, kami belum berhasil menangkap tangan para pelaku pratek prostitusi di area panggung. Walaupun menurut warga pernah menemui alat kontrasepsi bekas, setelah ada panggung hiburan musik dangdut. Namun, malam itu kami berhasil menyita botol berbagai merk berisi miras dari tangan sejumlah pedagang,” pungkasnya. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here