Home BANTEN Pemdes Kramatlaban Support Konsep Gunungbuntung

Pemdes Kramatlaban Support Konsep Gunungbuntung

0
SHARE

PADARINCANG – Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Kramatlaban, Kecamatan Padarincang, memastikan dukungannya atas konsep penataan lingkungan RW 05, Kampung Gunungbuntung. Perkampungan ini didaulat untuk berkompetisi dengan 325 kampung lain di Kabupaten Serang dalam Lomba Kampung Bersih dan Aman 2019.

Ketua RW 05, Kampung Gunungbuntung, Rahmat Jaelani menyatakan alasan Pemerintah Desa Kramatlaban mendukung penuh semua konsep yang akan direalisasikan kampungnya. Yakni, lantaran Kramatlaban berbatasan langsung dengan Kecamatan Cinangka, yang notabene menjadi salah satu destinasi wisata pantai di Kabupaten Serang. Sehingga, Gunungbuntung sebagai lingkungan penopang kawasan wisata di Kecamatan Cinangka, harus mempercantik lingkungannya.

“Kami menyambut baik Lomba Kampung Bersih dan Aman. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperindah agar bisa meraih hasil bagus. Kami pun sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa terkait rencana apa saja yang akan kami lakukan dalam kegiatan tersebut,” kata Rahmat kepada Radar Banten, Senin (2/9).

Menurutnya, dari sisi kebersihan, warga Gunungbuntung akan didorong untuk rajin membersihkan halaman rumahnya masing-masing. Pemerintah Desa Kramatlaban juga disebutkan akan membantu dengan menyiapkan tong-tong sampah di setiap rumah warga.

Konsep penghijauan juga diusung Gungungbuntung. Rahmat mengatakan, pihaknya pun mendorong warga untuk merawat tanaman di halaman rumah masing-masing. Rencananya, untuk menghadapi penilaian juri Lomba Kampung Bersih dan Aman, tanaman obat keluarga juga akan dijadikan tanaman wajib di setiap rumah warga.

“Kami juga akan membangun gapura selamat datang di jalan masuk ke kampung. Di depan rumah-rumah warga dipasang lampu, dan jalan-jalan lingkungan akan kami hias seindah mungkin dan menanam bunga-bungaan,” terangnya.

Dari sisi keamanan, jelas Rahmat, pos kamling di Gunungbuntung akan ditambah berikut sarana pendukungnya, seperti kentongan, handytalky, senter, hingga televisi. Pemuda Gunungbuntung pun dilibatkan kegiatan ronda malam. Pasalnya, warga yang berumur di atas 50 tahun diperbolehkan tidak ikut ronda malam.

“Warga yang bertugas ronda, kami utamakan warga yang masih muda,” ujar Rahmat.

Sementara itu, Sekdes Kramatlaban Fery Firdaus menyatakan, pihak desa telah merencanakan Gunungbuntung menjadi kampung yang bersih dan aman. Pihak desa mendukung penuh rencana program yang sudah dibuat pengurus lingkungan di Gunungbuntung.

Makanya, lanjut Fery, Pemerintah Desa Kramatlaban akan mengalokasikan Dana Desa pada APBDes Perubahan nanti untuk kebutuhan Gunungbuntung. Sehingga, kampung ini diharapkan bisa menjadi percontohan kampung bersih dan aman. Minimal percontohan bagi kampung lain di Kramatlaban.

“Kami selaku pihak desa, menyambut baik kegiatan Lomba Kampung Bersih dan Aman tidak hanya menjadikan kampung bersih dan aman. Namun, lomba ini juga diharapkan bisa memberikan kesadaran ke masyarakat betapa pentingnya kebersihan lingkungan untuk kesehatan. Kami juga berharap, dengan adanya sinergitas antara desa dengan kampung, bisa membuat Desa Kramatlaban bersaing dan meraih prestasi di Lomba Kampung Bersih dan Aman,” ujar Fery. (rio/ang/don/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here