Home TANGERANG HUB Rumah Ditandai Keluarga Misikin, Bantuan Harus Tepat Sasaran

Rumah Ditandai Keluarga Misikin, Bantuan Harus Tepat Sasaran

0
SHARE
DITANDAI: Camat Neglasari Ubaidillah Ansor menandai rumah penerima bantuan dengan label keluarga miskin, Selasa (3/9). Penandaan ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran. FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Jangan coba-coba ngaku sebagai orang miskin agar mendapat bantun. Karena Pemerintah Kota Tangerang  sekarang ini menandai rumah penerima bantuan dengan label keluarga miskin. Cara ini untuk memastikan bahwa program benar-benar tepat sasaran.

Di wilayah Kecamatan Neglasari mulai diterapkan hal itu. Karena selama ini, masih ada warga mampu yang mendapatkan program Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).  Petugas mendatangi rumah warga penerima, Selasa (3/9).

Setelah diperiksa sesuai data, petugas langsung menandainya dengan cat pilok berwana merah pada dinding rumah penerima bantuan. Penandaan dilakukan untuk bisa mengetahui manasaja warga yang berhak mendapatkan PKH dan BPNT.

Camat Neglasari Ubaidillah Anshar mengatakan, pihak kecamatan mendata dan mencari tahu warga yang berhak mendapatkan PKH dan BPNT agar tepat sasaran.

“Pendataan ini dilakukan agar bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran, dari hasil yang kita lakukan ada 1 keluarga mengundurkan diri dengan alasan sudah mampu dan tidak perlu mendapatkan PKH dan BPNT,” ujarnya.

Ubed menambahkan, banyak warga mampu mendapatkan PKH dan BPNT. Maka itu harus dilakukan pendataan dan diberikan segel di depan rumahnya agar bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran.

“Sebenarnya warga saya tidak salah. Tetapi mulai sekarang kita data dan kita beri tanda di depan rumahnya agar bantuan dari pemerintah bisa sampai sesuai sasaran dan bukan warga mampu lagi yang menerima bantuan tersebut,”paparnya.

Ubed menjelaskan, untuk warga yang menerima BPNT di 7 kelurahan berjumlah 3.978 keluarga. Sedangkan untuk warga penerima PKH di 7 kelurahan yang ada di Kecamatan Neglasari berjumlah 6.304 keluarga.

“Jadi kalau dari data Kecamatan Neglasari ada sekitar 10.282 keluarga yang menerima PKH dan BPNT di 7 kelurahan. Mudah-mudahan dengan pendataan yang kami lakukan bersama Dinsos Kota Tangerang warga yang tidak mampu bisa mendapatkan bantuan yang sesuai dari pemerintah,”ungkapnya.

Ubed menuturkan, Kecamatan Neglasari akan terus melakukan penyisiran. Tujuanya, masyarakat yang benar-benar tidak mampu bisa mendapatkan haknya dengan benar.

“Saya berharap, bantuan dari pemerintah bisa dipergunakan masyarakat yang tidak mampu dengan baik dan benar. Makanya kita turun untuk melakukan monitoring, jangan sampai ada warga yang mampu kembali mendapatkan bantuan,”tutupnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here