Home TANGERANG HUB Daftarkan Objek Pajak Cukup Satu Klik

Daftarkan Objek Pajak Cukup Satu Klik

0
SHARE
EKSPOSE INOVASI: Kepala Bidang Pajak Daerah II Rahayu Sayekti memaparkan tentang aplikasi Sakila (satu klik layanan) di Kawasan Serpong Kota Tangsel. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Mendaftarkan objek pajak di Kota Tangsel kini makin mudah. Cukup dengan satu klik, usaha sudah terdaftar sebagai objek pajak. Kemudahan ini tewujud berkat inovasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel dalam memanfaatkan teknologi, dengan cara meluncurkan Satu Klik Layanan (Sakila).

Untuk diketahui, aplikasi Sakila ini berbasis domain. Ini merupakan program milik Bapenda untuk memberikan pelayanan pertama bagi calon wajib pajak di Kota Tangsel.

Kepala Bidang Pajak Daerah II, Rahayu Sayekti menjelaskan bahwa Sakila bisa diakses oleh masyarkat yang akan membuka usahanya di Kota Tangsel. Sehingga mereka tidak perlu lagi mengunjungi Bapenda untuk melakukan pendaftaran objek pajak.

Cara kerjanya, Sakila bisa dikunjungi melalui domain Website sakila.tangerangselatankota.go.id. Nantinya calon wajib pajak akan diminta melampirkan nomor NPWP, NIK dan Kartu Keluarga (KK).

Persyaratan tersebut juga digunakan oleh Bapenda sebagai sistematis pelayanan. Dimana, di Kota Tangsel sedang digalakan satu data entry.

“Makanya kita membutuhkan nomor identitas asli untuk mewujudkan satu data entry itu,” ujar perempuan yang akrab disapa Ayu itu.

Ditambahkan, ke depannya, Sakila akan diwujudkan dalam bentuk aplikasi yang bisa diunduh di playstore atau appstore. “Sekarang sedang dalam masa perkembangan. Jadi nantinya akan lebih fleksibel lagi. Sementara pakai domain dulu,” kata dia.

Menurut Ayu, lahirnya Sakila di Tangsel merupakan jawaban dari ketidaktahuan pelaku usaha yang akan mendaftarkan usahanya untuk dijadikan objek pajak. Sejak dulu, masyarakat ditawarkan pelayanan manual. Sehingga dengan keterbatasan informasi dan waktu banyak dari wajib pajak tidak sempat datang ke Bapenda atau meminta staf Bapenda datang ke lokasi yang diinginkan.

“Karena itu dengan Sakila, kami berharap proses ini akan menjadi lebih singkat. Waktunya efisien. Apalagi, masalah SDM adalah salah satu masalah yang kerap terjadi di wilayan pemekaran. Sehingga teknologi ini bisa memecahkan masalah tersebut,” pungkasnya. (mol/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here