Home TANGERANG HUB Posyandu dan Sekolah Diliburkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Posyandu dan Sekolah Diliburkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

249
0
SHARE

CIPUTAT-Mulai Minggu (13/3) kader kesehatan diminta menyetop sementara kegiatan Posyandu. Selain posyandu, sekolah mulai dari TK hingga SMA juga diliburkan.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah peredaran virus covid-19 atau corona di wilayah Kota Tangsel. Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, untuk mencegah penyebaran virus corona Pemkot Tangsel mengambil kebijakan untuk sementara menghentikan kegiatan yang ada di Posyandu yang dilakukan kader kesehatan.

“Kebijakan saya untuk sementara agar kegiatan di posyandu dan posbindu dihentikan sementara,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Minggu (15/3).

Airin menambahkan, untuk penimbangan dan kegiatan yang biasa dilakukan di puskesman, masyarakat tetap bisa mendatangi puskesmas. Di puskesmas tetap ada petugas dan dokter yang stanby dan melayani.

Imbauan tersebut dilakukan untuk menghindari kontak anak-anak dan balita yang rentan serta sifatnya untuk pencegahan. Bila dua minggu mendatang tidak terjadi apa-apa maka kegiatan di posyandu bisa dilaksanakan lagi.

“Sampai Minggu (13/3) siang saya tidak mendapat laporan masyarakat yang terkena virus corona dan mudah-mudahan ini tidak terjadi di Kota Tangsel,” tambahnya.

Ibu dua anak ini menjelaskan, selain itu Pemkot Tangsel meliburkan sekolah namun, anak-anak diharap tetap belajar di rumah dengan dipantau dan diawasi orangtua. Itu dilakukan juga untuk mencegah penyebaran cirus corona di sekolah dan orangtua diharap tidak mengajak anak-anak jalan-jalanb ke mal dan lokasi yang ramai pengunjungnya.

“Kota Tangsel ini adalah daerah yang dikelilingi daerah yang terkena virus corona. Jadi, kita harus mencegah dengan berbagai upaya dan terutama jangan lupa terapkan pola hidup sehat dan lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, siswa TK sampai SMP diliburkan mulai 16-28 Maret. “Kalau untuk SMA yang merupakan kewenangan Provinsi Banten, proses belajar juga diliburkan sampai akhir Maret,” ujarnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here