Home BANTEN Tiga Kandidat Kepala Daerah, Dapat Restu Demokrat

Tiga Kandidat Kepala Daerah, Dapat Restu Demokrat

0
SHARE
BALON: Ketiga Balon Bupati dan Walikota Provinsi Banten sedang menunjukkan berkas dukungan dari DPD Partai Demokrat di Jalan Raya Petir Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Selasa (2/6).

SERANG-Partai Demokrat secara resmi mengumumkan tiga bakal calon (balon) kepala daerah yang akan diusung pada Pilkada 2020 di empat wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

Sekjen Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demorat  Banten, Eko Susilo mengatakan berdasarkan keputusan DPD Parai Demokrat Provinsi Banten, ketiga balon yang diusung oleh Partai Demokrat adalah Balon Bupati Serang, Eki Baehaki. Balon Walikota Cilegon Iye Iman Rohiman, dan balon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Siti Nur Azizah.

Menurut dia, pada 29 Mei lalu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat sudah memberikan surat kepada ketiga balon kepala daerah tersebut. Dalam surat tersebut, ada tiga mandat yang harus dilaksanakan oleh ketiga balon tersebut. Pertama, balon harus melakukan komunikasi politik kepada partai politik sahabat agar dapat memenuhi persyaratan dukungan miniman 20 persen.

Kedua, mencari dan menetapkan wakil setiap balon untuk dijadikan pasangan dalam pilkada nanti. Ketiga, melaporkan hasil survei terkini dan koalisi partai politik yang sudah diperoleh dari DPP Partai Demokrat. Untuk saat ini, kata Eko, untuk balon Walikota Tangsel sudah mendapatkan sebanyak 20 kursi partai politik, dari Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sementara itu, untuk balon Walikota Cilegon sebanyak delapan kursi yakni dari PAN, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Demokrat. “Kalau untuk balon Bupati Serang membutuhkan sebanyak sembilan kursi, akan tetapi masih kurang satu lagi,” katanya kepada wartawan saat dijumpai di Kantor DPD Partai Demokrat Banten, di Jalan Raya Petir – Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Selasa (2/6).

Sementara itu, Balon Bupati Serang, Eki Baihaki mengatakan hingga saat ini sudah melakukan komunikasi kepada beberapa partai politik. Selama ini pada saat melakukan penjajakan kepada partai politik selalu dipertanyakan akan dukungan dari Partai Demokrat kepadanya. Kata dia, dengan adanya dukungan resmi dari Partai Demokrat, ia sudah dapat memberikan jawabannya.

“Alhamdulillah sudah ada pernyataan resmi dari Partai Demokrat,” katanya. Kata dia, terhitung sejak Jumat (29/5), ia sudah mendapatkan tugas dari Demokrat. Hal itu membuktikan bahwa Partai Demokrat konsisten memprioritaskan kader internal yang memiliki potensi. “Hari Jumat saya langsung melakukan komunikasi lagi kepada partai lain,” katanya.

Sementara itu, Balon Walikota Cilegon, Iye Iman Rohiman mengatakan  tidak melakukan koalisi. Karena, kata dia, tanpa berkoalisi dengan parpol lain sudah mendapatkan dukungan.

“Tidak berkoalisi tetapi mendapatkan dukungan,” katanya. Mengenai pasangan yang akan mendampinginya pada saat Pilkada 2020 nanti, Iye mengatakan hingga saat ini belum ada pasangan yang tepat untuk mendampinginya.

Masih di tempat yang sama, balon Walikota Tangsel, Siti Nur Azizah mengatakan sudah melakukan koalisi dengan beberapa partai, diantaranya PKS dan PAN. Terkait dengan pendampingnya nanti, ia mengatakan tentunya akan memilih wakil yang akan mendulang suara banyak dan mengantarkan pada kemenangan pilkada.

Terkait untuk perbaikan Kota Tangsel, ia menilai pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang berjalan masif cukup baik, tetapi tidak merata. Oleh karena itu, kata dia, nantinya hal itu akan menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikannya.

“Pemerataan pembangunan, kemandirian masyarakat, dan partisipasi publik,” kata putri Wapres Ma’ruf Amin ini..

Hal tersebut, kata Siti, harus dilakukan karena Kota Tangsel harus memiliki keindahan dan organik atau teratur dan berkelanjutan.  Ia juga mengatakan Kota Tangsel harus memiliki tata kelola dan infrastruktur dengan tata ruang yang organik tanpa harus meninggalkan kearifan lokal.

“Kota maju berkelas dunia. Bisa menjadi kota yang memiliki kesejahteraan yang lebih baik,” katanya. (mg-06/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here